0 4 min 1 tahun

Beritakampus.id – Salatiga – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi (FISKOM) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga menunjukkan sikap tegas terkait dinamika internal yang tengah terjadi di lingkungan universitas. Melalui surat pernyataan sikap resmi yang dikeluarkan, FISKOM menyerukan empati, kepedulian, dan mendesak pimpinan universitas untuk segera menyelesaikan konflik sebelum tanggal 16 Mei 2025.

Pernyataan sikap ini merupakan hasil dari Rapat Pimpinan FISKOM pada Selasa, 6 Mei 2025, dan Rapat Fakultas bersama Lembaga Kemahasiswaan pada Jumat, 9 Mei 2025. Dalam surat tersebut, FISKOM menekankan prinsip bahwa UKSW adalah “rumah” bagi seluruh fakultas.

Konflik internal yang saat ini melibatkan Fakultas Hukum (FH), Fakultas Teknologi Informasi (FTI), dan Fakultas Teologi (FT) menjadi perhatian serius bagi FISKOM. Sebelumnya, FH menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk protes terhadap pemberhentian mendadak Dekan dan pejabat struktural lainnya oleh Rektor UKSW. Sementara itu, FTI juga mengeluarkan Nota Dinas yang mengindikasikan rencana aksi untuk menyampaikan aspirasi terkait berbagai persoalan yang melanda UKSW dan Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Satya Wacana (YPTKSW).

Tak hanya itu, Keluarga Mahasiswa Fakultas Teologi juga menyerukan aksi dengan tajuk #PenjagaIdealismeMemanggil, menuntut penyelesaian isu penyelewengan kekuasaan dan keadilan bagi Pdt. Rama Tulus.

Menyikapi situasi ini, FISKOM menyampaikan empat poin sikap utama:

  1. Mendorong dan memberikan dukungan penuh kepada seluruh pihak yang berkepentingan untuk mencari solusi penyelesaian masalah sesuai dengan peraturan yang berlaku, dengan tetap menjaga harkat dan martabat, serta sesuai dengan nilai-nilai Kristiani.
  2. Mendukung pernyataan Senat Universitas yang mendesak Pimpinan Universitas untuk segera mengupayakan penyelesaian konflik secara bijak, berkeadilan, sesuai dengan asas UKSW, dan dalam kebenaran yang takut akan Tuhan, sebelum tanggal 16 Mei 2025.
  3. Mendukung sikap yang telah diambil oleh Lembaga Kemahasiswaan FISKOM terkait persoalan ini.
  4. Telah menyampaikan Surat Pernyataan Sikap dari Alumni Sosiologi FISKOM kepada Rektor UKSW sebagai wujud kepedulian alumni terhadap kondisi almamater.

FISKOM juga menyoroti perlunya peninjauan kembali Tata Kelola Lembaga yang mengacu pada Statuta UKSW tahun 2016 sebagai pedoman utama dalam penyelenggaraan universitas.

Surat pernyataan sikap yang ditutup dengan seruan “Hiduplah Garba Ilmiah Kita!” ini menunjukkan adanya tekanan yang semakin besar dari berbagai elemen di UKSW agar pimpinan universitas segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan permasalahan internal demi menjaga kondusifitas dan reputasi lembaga pendidikan tinggi tersebut.

Sementara itu, Rektor UKSW, Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., S.Kom, Ak., melalui Nota Rektor Nomor 001/NR/05/2025 tertanggal 13 Mei 2025, menyampaikan beberapa hal kepada Dosen, Tenaga Kependidikan, dan Mahasiswa UKSW. Berkaitan dengan Surat Penggembalaan dari Pembina YPTKSW, Pimpinan Universitas menyampaikan agar semua pihak memperhatikan, menaati, dan melaksanakan hal-hal yang dimaksud dalam surat tersebut.  

Selain itu, seluruh civitas akademika diminta untuk tetap menjalankan proses perkuliahan dan berbagai aktivitas tridharma dengan baik, berpegang teguh pada Motto UKSW yaitu Amzal 1:7a (Takut akan Tuhan adalah Awal Pengetahuan). Rektor juga mengimbau agar semua pihak menahan diri dan tidak melakukan penyampaian aspirasi yang berpotensi mengganggu ketenangan dan keberlangsungan proses belajar, mengajar, ibadah, serta berbagai aktivitas akademik maupun non-akademik lainnya di kampus UKSW.  

(Kontributor : Bekti Wiratmaka, SH./ Alumni FH UKSW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Judul Buku: Buku Panduan Menulis Berita di Media Online: Jurnalisme Digital

Penulis: Medi Putra, SH., S.Kom

Tahun Terbit: 01 Juni 2025 (berdasarkan tanggal Kata Pengantar )

Jumlah Halaman: 35 Halaman

Dalam lanskap media yang bertransformasi secara radikal oleh kehadiran internet, “Buku Panduan Menulis Berita di Media Online: Jurnalisme Digital” karya Medi Putra hadir sebagai mercusuar bagi para penulis berita, khususnya bagi mereka yang bergerak dalam pewartaan di era digital. Ditulis dengan semangat berbagi ilmu dan dedikasi yang membara, terutama untuk Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI) di mana penulis menjabat sebagai Ketua Umum, buku ini menawarkan panduan yang sistematis dan praktis, dari dasar hingga teknik lanjutan.

Struktur dan Kedalaman Isi

Buku ini tersusun secara logis dalam delapan bab, membedah seluk-beluk penulisan berita online secara komprehensif. Dimulai dengan Bab I: Pendahuluan, penulis berhasil memetakan perbedaan fundamental antara jurnalisme cetak dan daring, menyoroti karakteristik khas media online seperti aksesibilitas global, kecepatan real-time, interaktivitas, dan ketersediaan konten tanpa batas. Prinsip “Brevity” (Ringkas) dan “Adaptability” (Mampu Beradaptasi) dari Paul Bradshaw juga ditekankan sebagai kunci.

Bab II mengukuhkan Pondasi Penulisan Berita Online dengan mengupas tuntas elemen 5W+1H (What, Who, When, Where, Why, How) dan struktur piramida terbalik. Leksana tidak hanya menjelaskan definisi, tetapi juga menekankan nuansa dan urgensi penerapannya dalam konteks online, termasuk bagaimana struktur piramida terbalik menghormati waktu pembaca digital dan mengakomodasi tingkat minat yang berbeda, serta optimalisasinya untuk SEO.

Fokus bergeser pada elemen krusial dalam menarik pembaca di Bab III: Menciptakan Judul dan Teras Berita yang Memikat. Bab ini memberikan strategi penulisan judul yang menarik dan SEO-friendly, membahas persyaratan judul seperti provokatif, singkat, relevan, dan fungsional, hingga aspek teknis seperti panjang karakter dan penempatan kata kunci. Berbagai jenis lead berita, mulai dari summary lead hingga teasing lead, juga disajikan untuk memperkaya teknik penulisan.

Bab IV mengelaborasi Mengembangkan Tubuh Berita yang Efektif, menawarkan pilihan antara gaya penulisan “Cepat vs. Akurat” beserta langkah-langkah praktisnya. Penekanan pada struktur paragraf pendek dan jelas, penggunaan white space, serta pemformatan teks (bold, italic) untuk meningkatkan keterbacaan di platform digital menjadi poin penting.

Era digital menuntut kekuatan visual, dan ini dijawab tuntas dalam Bab V: Kekuatan Visual: Mengintegrasikan Gambar, Video, dan Infografis. Bab ini menggarisbawahi pentingnya visual dalam meningkatkan user engagement dan pemahaman, serta menyajikan praktik terbaik penggunaan gambar dan video, termasuk optimasi teknis (nama file, alt text, ukuran, resolusi), penempatan strategis, aksesibilitas (closed captions), dan etika visual. Panduan pembuatan infografis yang sistematis dan daftar alat bantu populer seperti Canva, Adobe Express, dan Visme turut disertakan.

Aspek vital lainnya, Optimasi SEO untuk Berita Online, dibahas secara mendalam di Bab VI. Mulai dari riset dan penggunaan kata kunci yang relevan, optimasi URL dan meta deskripsi, pemanfaatan tautan internal dan eksternal, hingga optimasi gambar, kecepatan halaman, aspek mobile-friendly, dan promosi media sosial. Daftar periksa SEO On-Page dalam bentuk tabel menjadi panduan praktis yang sangat berguna.

Bab VII kembali ke jantung jurnalisme: Akurasi dan Penyuntingan: Menjaga Kredibilitas. Di tengah derasnya arus informasi, pentingnya kebenaran, kejelasan, dan faktualitas berita ditegaskan, beserta kepatuhan pada kode etik jurnalistik. Dua jenis penyuntingan, substantif dan mekanis, dijelaskan berikut potensi permasalahannya, dilengkapi tips penyuntingan mandiri.

Buku ini ditutup dengan Bab VIII: Kesimpulan: Menyongsong Masa Depan Jurnalisme Online, yang merangkum tantangan dan peluang di lanskap jurnalisme digital, serta menggarisbawahi evolusi peran jurnalis menjadi profesi multidisiplin yang menuntut kemampuan adaptasi dan pembelajaran berkelanjutan.

Kelebihan Buku

  1. Komprehensif dan Mendalam: Buku ini mencakup hampir semua aspek penting dalam penulisan berita online, dari konsep dasar hingga strategi teknis lanjutan seperti SEO dan penggunaan multimedia.
  2. Praktis dan Aplikatif: Disertai dengan tips, langkah-langkah konkret, contoh (seperti penerapan 5W+1H pada berita banjir ), dan checklist (SEO On-Page ), buku ini sangat mudah diaplikasikan. Penyertaan daftar alat bantu infografis juga menambah nilai praktisnya.
  3. Relevan dengan Konteks Kekinian: Penekanan pada SEO, media sosial, mobile-friendliness, dan interaktivitas menunjukkan pemahaman penulis akan tuntutan jurnalisme digital modern.
  4. Struktur yang Jelas: Alur pembahasan yang sistematis dari bab ke bab memudahkan pembaca untuk mengikuti dan memahami materi.
  5. Landasan Etis yang Kuat: Penulis secara konsisten menekankan pentingnya akurasi, etika jurnalistik, dan kredibilitas, yang menjadi fondasi tak tergoyahkan dalam praktik jurnalisme.
  6. Dedikasi dan Tujuan yang Mulia: Lahir dari komitmen untuk Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI), buku ini memiliki tujuan jelas untuk meningkatkan kapasitas pewarta gereja, namun isinya sangat bermanfaat bagi siapa saja yang ingin menguasai penulisan berita online.

Potensi Peningkatan (Minor)

Meskipun sudah sangat baik, mungkin bisa dipertimbangkan penambahan studi kasus atau contoh berita online riil yang lebih beragam, yang secara langsung mengaplikasikan prinsip-prinsip yang dibahas dalam setiap bab. Mengingat target awal adalah pewarta gereja, beberapa contoh spesifik terkait pewartaan kabar baik dalam format berita online bisa lebih memperkaya.

Rekomendasi

Buku Panduan Menulis Berita di Media Online” adalah bacaan wajib bagi para jurnalis, calon jurnalis, mahasiswa ilmu komunikasi/jurnalistik, content creator, blogger, dan secara khusus bagi para pewarta gereja yang ingin karya jurnalistiknya profesional, akurat, berdampak, dan menjangkau audiens luas di era digital.

Medi Putra berhasil menyajikan sebuah panduan yang tidak hanya kaya akan teori tetapi juga sarat dengan panduan praktis. Buku ini adalah investasi berharga bagi siapa pun yang ingin berlayar dan bahkan memimpin arus deras jurnalisme digital, dengan tetap memegang teguh kemuliaan profesi. Sebagaimana ditutup oleh penulis, “SOLI DEO GLORIA!” – buku ini adalah persembahan yang mencerahkan.

6 min 1 tahun