0 5 min 1 tahun

Beritakampus.id – Jakarta, Wadah Komunikasi dan Pelayanan Umat Beragama atau yang biasa disebut dengan WKPUB yang sekarang sudah berbadan hukum yaitu telah memiliki Legalitas Badan Hukum Perkumpulan dengan Surat Keputusan Menteri Hukum Dan HAM Nomor AHU-0011467.AH.01.07.TAHUN 2023 dengan Nama Wadah Komunikasi dan Pelayanan Umat Bersama dan akronim tetap dengan  WKPUB menggelar Kegiatan Syukur Awal Tahun 2025 di Gedung Serbaguna Gereja Kristen Indonesia (GKI) Raya Hankam Pondok Gede, Sabtu 25 Januari 2025 dengan Tema : “Kita Lanjutkembangkan Toleransi dan Kerukunan Dengan Memperkuat Persaudaraan Sejati”

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum WKPUB Pdt. (Em.) Hosea Sudarna dalam sambutannya pada acara Syukur Awal Tahun 2025. Dia mengatakan,”Melalui pergumulan panjang selama 25 Tahun, akhirnya saat ini WKPUB telah memiliki Badan Hukum Perkumpulan. Wadah Komunikasi & Pelayanan Umat Beragama/Bersama (WKPUB ) merupakan organisasi dari berbagai komunitas lintas agama yang salah satu misinya adalah adalah membangun komunitas hidup manusia yang dihidupi oleh semangat cinta kasih, persaudaraan sejati dan kerjasama yang tulus.” Ungkapnya di hadapan peserta kegiatan Syukur Awal Tahun 2025 yaitu para perwakilan Komunitas berbagai agama yaitu Kristen, Katholik, Islam, Hindhu, Budha maupun Kong Hu Cu dan berbagai komunitas kebudayaan, Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat, dan pemerintah daerah yang diundang.

Lebih lanjut dalam sambutannya Pdt. (Em.) Hosea Sudarna mengatakan,”Mengawali tahun baru 2025, Wadah Komunikasi & Pelayanan Umat Beragama/Bersama (WKPUB) menyelenggarakan kegiatan Syukur Awal Tahun bersama sama anggota perwakilan komunitas lintas agama dengan memanjatkan doa bersama 6 orang Pemuka Agama untuk kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik dari tahun tahun sebelumnya. “ Tambahnya.

Pdt. Hosea mengatakan, “Selama 25 Tahun WKPUB telah banyak berkiprah dengan berbagai kegiatan sosial bersama  seperti Pelayanan Kesehatan, Kegiatan Perbaikan Gizi Balita AISA (Anak Indonesia SehAt) I – V, Program Makan Gratis, Buka Puasa Bersama, Pelayanan Ke Baduy – Serang, Gelar Budaya Kilaborasi dengan UKDW Yogyakarta, Merayakan Hari Toleransi Internasional Kolaborasi WKPUB – BKS AUA Minahasa Louncing AISA di Sulut, Pernyataan Sikap WKPUB dan GKI (Gerakan Kebersamaan Indonesia) Di Hari Lahirnya Pancasila – Waduk Ria Rio, Perkunjungan ke  Rumah Ibadah, Halal Behalal & Perkunjungan Mentri Desa di Assalam, Menyikapi Hoax & Terorisme Bersama      Sidney  John & BNPT, mengadakan kegiatan Pelatihan Kewirausahaan dan masih banyak lagi.”Paparnya.

Indra Kusmiarto mewakili Kanwil Kemenag Provinsi Jakarta sangat surprise dan mengapresiasi keberadaan WKPUB. Dalam sambutannya dia mengatakan,” Saya sangat surprise dan memberikan apresiasi yang setinggi tingginya. Wadah Komunikasi & Pelayanan Umat Bersama (WKPUB) yang sudah eksist selama 25 tahun ini merupakan komunitas lintas agama yang anggotanya terdiri dari para senior semua, para anggota dan pengurus rata rata berusia lansia namun tetap semangat berkarya untuk bangsa dan negara.Ini menjadi teladan yang sangat luar biasa bagi generasi muda.” Ungkapnya.

Sementara Carlos Damanik mewakili Walikota Jakarta Timur memberikan sambutan mengenai pentingnya asta cita untuk menuju Indonesia Emas seperti arahan Presiden Republik Indonesia.

Kegiatan Syukur Awal Tahun dimulai dengan Penyambutan oleh Tim Hadroh WKPUB, Lalu Doa Pembukaan Pdt. Bagus Waluyo Djati selaku tuan rumah kegiatan.

Usai Doa Pembukaan dilangsungkan Prosesi masuk Panitia ke panggung  dengan diiringi tarian Bali, dilanjutkan dengan menyanyikan bersama Lagu Kebangsaan  Indonesia Raya, serta mengheningkan Cipta yang dipandu oleh Pdt. Hosea Sudarna.

Laporan Panitia Syukur Awal Tahun oleh Tri Rachmat Djunarso

Sambutan Syukur Awal Tahun Ketua Majelis GKI Raya Hankam  Pnt. Robin Karo Karo

Doa Bersama Lintas Agama untuk bangsa dan negara secara khusuk  dipanjatkan secara bergantian oleh 6 orang Pemuka Agama, yaitu :

  • Islam : Bapak Ustad Sahroji,
  • Protestan: Ibu Pdt Merzi Ressok,
  • Katolik: Romo Johan Ferdinand Wijshijer,
  • Hindu: Bapak I Gede Suparta,
  • Budha : Bapak Pandu Dinata,
  • Khong Hu Cu : Bapak Wandi Siswardi

Setelah Sambutan oleh Pdt. Hosea Sudarna Ketum WKPUB dilanjutkan dengan Persembahan Pujian dari Vocal Grup Panitia dengan Lagu “Datanglah Ya Tuhan” yang diarransenmen dengan lagu Sigulempong dan Pertunjukan Barongsai Sila Paramita (Semesta Alam)  yang sangat memukau.

Sambutan Kemenag DKI Jakarta diwakili oleh Bp. Indra dan Sambutan Walikota Jakarta Timur diwakili oleh Bp. Carlos Damanik. Lalu ada persembahan Drama Musikal yang dibawakan oleh Ponpes As’salam Ciawi (Ustadz Hafas)  dan Pencerahan oleh Pdt Bagus Waluyo Djati.

Kegiatan Syukur Awal Tahun 2025 WKPUB Diakhiri dengan persembahan Vocal Grup Panitia dengan Lagu “Tanah Airku”,  Doa Penutup, Foto bersama dan  Ramah Tamah. (DH.L./Red.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Judul Buku: Buku Panduan Menulis Berita di Media Online: Jurnalisme Digital

Penulis: Medi Putra, SH., S.Kom

Tahun Terbit: 01 Juni 2025 (berdasarkan tanggal Kata Pengantar )

Jumlah Halaman: 35 Halaman

Dalam lanskap media yang bertransformasi secara radikal oleh kehadiran internet, “Buku Panduan Menulis Berita di Media Online: Jurnalisme Digital” karya Medi Putra hadir sebagai mercusuar bagi para penulis berita, khususnya bagi mereka yang bergerak dalam pewartaan di era digital. Ditulis dengan semangat berbagi ilmu dan dedikasi yang membara, terutama untuk Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI) di mana penulis menjabat sebagai Ketua Umum, buku ini menawarkan panduan yang sistematis dan praktis, dari dasar hingga teknik lanjutan.

Struktur dan Kedalaman Isi

Buku ini tersusun secara logis dalam delapan bab, membedah seluk-beluk penulisan berita online secara komprehensif. Dimulai dengan Bab I: Pendahuluan, penulis berhasil memetakan perbedaan fundamental antara jurnalisme cetak dan daring, menyoroti karakteristik khas media online seperti aksesibilitas global, kecepatan real-time, interaktivitas, dan ketersediaan konten tanpa batas. Prinsip “Brevity” (Ringkas) dan “Adaptability” (Mampu Beradaptasi) dari Paul Bradshaw juga ditekankan sebagai kunci.

Bab II mengukuhkan Pondasi Penulisan Berita Online dengan mengupas tuntas elemen 5W+1H (What, Who, When, Where, Why, How) dan struktur piramida terbalik. Leksana tidak hanya menjelaskan definisi, tetapi juga menekankan nuansa dan urgensi penerapannya dalam konteks online, termasuk bagaimana struktur piramida terbalik menghormati waktu pembaca digital dan mengakomodasi tingkat minat yang berbeda, serta optimalisasinya untuk SEO.

Fokus bergeser pada elemen krusial dalam menarik pembaca di Bab III: Menciptakan Judul dan Teras Berita yang Memikat. Bab ini memberikan strategi penulisan judul yang menarik dan SEO-friendly, membahas persyaratan judul seperti provokatif, singkat, relevan, dan fungsional, hingga aspek teknis seperti panjang karakter dan penempatan kata kunci. Berbagai jenis lead berita, mulai dari summary lead hingga teasing lead, juga disajikan untuk memperkaya teknik penulisan.

Bab IV mengelaborasi Mengembangkan Tubuh Berita yang Efektif, menawarkan pilihan antara gaya penulisan “Cepat vs. Akurat” beserta langkah-langkah praktisnya. Penekanan pada struktur paragraf pendek dan jelas, penggunaan white space, serta pemformatan teks (bold, italic) untuk meningkatkan keterbacaan di platform digital menjadi poin penting.

Era digital menuntut kekuatan visual, dan ini dijawab tuntas dalam Bab V: Kekuatan Visual: Mengintegrasikan Gambar, Video, dan Infografis. Bab ini menggarisbawahi pentingnya visual dalam meningkatkan user engagement dan pemahaman, serta menyajikan praktik terbaik penggunaan gambar dan video, termasuk optimasi teknis (nama file, alt text, ukuran, resolusi), penempatan strategis, aksesibilitas (closed captions), dan etika visual. Panduan pembuatan infografis yang sistematis dan daftar alat bantu populer seperti Canva, Adobe Express, dan Visme turut disertakan.

Aspek vital lainnya, Optimasi SEO untuk Berita Online, dibahas secara mendalam di Bab VI. Mulai dari riset dan penggunaan kata kunci yang relevan, optimasi URL dan meta deskripsi, pemanfaatan tautan internal dan eksternal, hingga optimasi gambar, kecepatan halaman, aspek mobile-friendly, dan promosi media sosial. Daftar periksa SEO On-Page dalam bentuk tabel menjadi panduan praktis yang sangat berguna.

Bab VII kembali ke jantung jurnalisme: Akurasi dan Penyuntingan: Menjaga Kredibilitas. Di tengah derasnya arus informasi, pentingnya kebenaran, kejelasan, dan faktualitas berita ditegaskan, beserta kepatuhan pada kode etik jurnalistik. Dua jenis penyuntingan, substantif dan mekanis, dijelaskan berikut potensi permasalahannya, dilengkapi tips penyuntingan mandiri.

Buku ini ditutup dengan Bab VIII: Kesimpulan: Menyongsong Masa Depan Jurnalisme Online, yang merangkum tantangan dan peluang di lanskap jurnalisme digital, serta menggarisbawahi evolusi peran jurnalis menjadi profesi multidisiplin yang menuntut kemampuan adaptasi dan pembelajaran berkelanjutan.

Kelebihan Buku

  1. Komprehensif dan Mendalam: Buku ini mencakup hampir semua aspek penting dalam penulisan berita online, dari konsep dasar hingga strategi teknis lanjutan seperti SEO dan penggunaan multimedia.
  2. Praktis dan Aplikatif: Disertai dengan tips, langkah-langkah konkret, contoh (seperti penerapan 5W+1H pada berita banjir ), dan checklist (SEO On-Page ), buku ini sangat mudah diaplikasikan. Penyertaan daftar alat bantu infografis juga menambah nilai praktisnya.
  3. Relevan dengan Konteks Kekinian: Penekanan pada SEO, media sosial, mobile-friendliness, dan interaktivitas menunjukkan pemahaman penulis akan tuntutan jurnalisme digital modern.
  4. Struktur yang Jelas: Alur pembahasan yang sistematis dari bab ke bab memudahkan pembaca untuk mengikuti dan memahami materi.
  5. Landasan Etis yang Kuat: Penulis secara konsisten menekankan pentingnya akurasi, etika jurnalistik, dan kredibilitas, yang menjadi fondasi tak tergoyahkan dalam praktik jurnalisme.
  6. Dedikasi dan Tujuan yang Mulia: Lahir dari komitmen untuk Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI), buku ini memiliki tujuan jelas untuk meningkatkan kapasitas pewarta gereja, namun isinya sangat bermanfaat bagi siapa saja yang ingin menguasai penulisan berita online.

Potensi Peningkatan (Minor)

Meskipun sudah sangat baik, mungkin bisa dipertimbangkan penambahan studi kasus atau contoh berita online riil yang lebih beragam, yang secara langsung mengaplikasikan prinsip-prinsip yang dibahas dalam setiap bab. Mengingat target awal adalah pewarta gereja, beberapa contoh spesifik terkait pewartaan kabar baik dalam format berita online bisa lebih memperkaya.

Rekomendasi

Buku Panduan Menulis Berita di Media Online” adalah bacaan wajib bagi para jurnalis, calon jurnalis, mahasiswa ilmu komunikasi/jurnalistik, content creator, blogger, dan secara khusus bagi para pewarta gereja yang ingin karya jurnalistiknya profesional, akurat, berdampak, dan menjangkau audiens luas di era digital.

Medi Putra berhasil menyajikan sebuah panduan yang tidak hanya kaya akan teori tetapi juga sarat dengan panduan praktis. Buku ini adalah investasi berharga bagi siapa pun yang ingin berlayar dan bahkan memimpin arus deras jurnalisme digital, dengan tetap memegang teguh kemuliaan profesi. Sebagaimana ditutup oleh penulis, “SOLI DEO GLORIA!” – buku ini adalah persembahan yang mencerahkan.

6 min 1 tahun