0 5 min 2 tahun

Beritakampus.id – Bogor, Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI) bersama Media Online Warta-Gereja kembali membuka pendaftaran untuk kegiatan Pelatihan Jurnalistik bagi Warga Gereja pada hari Sabtu, 30 November 2024 Jam 09.00 – 17.00 WIB bertempat di  Gereja Kristen Jawa Bogor yang beralamatkan   di Komplek Pulo Armen Jalan Ciburial, Jl. Baranangsiang No.4,   RT.07/RW.04, Baranangsiang, Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat.

Jumlah Peserta Pelatihan diperkirakan sekitar  30 – 40 orang  untuk dilatih menjadi pewarta gereja yang berasal dari utusan utusan Gereja Gereja di Indonesia.

Pemateri  Kegiatan Pelatihan Jurnalistik Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI) bersama Media Online Warta-Gereja antara lain         :

  • Pdt. Jahenos Saragih, SH., M.Th., MM. (Mantan Ketum PGIW Jabar & Dewan Pakar MUKI, Pendeta GKPS)
  • Prof. Dr. Ir. Hoga Saragih, MT. (Pakar IT dan Digital)
  • Pdt. Hosea Sudarna (MPH PGIW DKI Jakarta, Ketum WKPUB & Pendeta GKJ Jakarta)
  • Medi Putra, SH., S.Kom (Ketum PWGI)
  • Ribut Karyono, SH., M.Th. (Sekum PWGI)

Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI) Medi Putra, SH., S.Kom, mengatakan,” Kami PWGI bersama Media Online Warta-Gereja yang bergerak di bidang Marturia dan Pewartaan Gereja mengajak Gereja Gereja di seluruh Indonesia untuk ikut ambil bagian membangun Kerajaan Allah dengan Jurnalisme di era digital.” Ujarnya.

“Sebagai dasar teologis “Membangun Kerajaan Allah dengan Jurnalisme” kami mengutip Injil LUKAS 1: 1- 3 dan bagaimana menghadirkan Tanda Tanda KERAJAAN ALLAH sebagai Kerygma (Pewartaan) yang seharusnya dilaksanakan oleh Gereja di era digital sebagai berikut :

Lukas 1:1 Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita,

1:2 seperti yang disampaikan kepada kita oleh mereka, yang dari semula adalah saksi mata dan pelayan Firman.

1:3 Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu,

Menterjemahkan ulang misiologi di era digital dalam tugas panggilan MARTURIA, kami Media Warta-Gereja menyediakan wadah bagi gereja gereja mempublikasikan kegiatan – kegiatannya melalui website online yang kami beri nama warta-gereja.com dan jaringannya (Ada sekitar 100 media online “samping” yang kami miliki) untuk bersama sama dapat menjadi sarana bagi pewartaan (publikasi) gereja.” Paparnya lebih lanjut.

Pdt. Jahenos Saragih selaku salah seorang Pendiri PWGI mengatakan,” Dalam rangka mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) Warga Gereja/ Jemaat, Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI) bersama Media Warta-gereja.com mengadakan kegiatan PELATIHAN JURNALISTIK BAGI WARGA GEREJA di Seluruh Indonesia bekerja sama dengan PGI, PGPI, PGLII, WKPUB, Sinode GBI, dan juga KWI untuk bersama sama “Membangun Kerajaan Allah di Era Digital dengan Jurnalisme”.” Bebernya.

Bang Jahenos, sapaan akrab Pdt. Jahenos Saragih, SH., M.Th., MM. mantan Ketua Umum PGIW Lampung dan PGIW Jawa Barat 2 Periode ini menambahkan,”Yang menjadi penting adalah kami membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk secara bersama sama membuat rilis pemberitaan yang berisi unggahan unggahan di media online dan media sosial tentang Kasih Damai Sejahtera Kristus dan Karya Penyelamatan Umat Manusia oleh Tuhan kita Yesus Kristus serta menghadirkan “Tanda Tanda Kerajaan Allah di Era Digital”. Gereja harus  ikut serta memberikan konten tentang Spiritualisme Kekristenan di dunia maya yang sangat heterogen dan cenderung bersifat negative karena tidak terkontrol.” Imbuhnya.

“Oleh karenanya, Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia  (PWGI) bersama Media Warta-Gereja saat ini memerlukan kerjasama dengan Gereja Gereja di seluruh  Indonesia untuk membangun Sumber Daya Manusia yang nyata dengan membuat PROGRAM 1 Gereja  memiliki minimal 2 Orang Wartawan Kristen (1G2W). Para Wartawan Gereja ini akan bertugas membuat  publikasi kegiatan  kegiatan  gerejanya yang akan dipublikasi di website warta-gereja.com dan jaringannya, sehingga gereja gereja dapat ikut berpartisipasi secara konkrit memberikan informasi informasi gereja kepada publik (Influence)  sebagai fungsi Marturia secara sistematis dan bersama sama. Silakan bagi warga gereja yang ingin mengambil bagian dalam pelayanan bidang Marturia ini dapat mendaftakan diri mengikuti Pelatihan ini. Manfaatnya bagi gereja sangat besar,” Pungkasnya.

Ibu Sinta Damanik, Ketua DPD Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI DPD Bogor) menyambut baik kegiatan pelatihan jurnalistik PWGI, dia mengatakan,” Kami sangat senang PWGI mengadakan kegiatan Pelatihan Jurnalistik untuk warga gereja. Dari Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) DPD Kota Bogor akan mengutus 3 orang anggotanya dan dari Kabupaten Cianjur juga ada 4 orang yang akan ikut. Kiranya dengan dilatih dan dibekali ilmu jurnalistik, pelayanan marturia di Bogor dan sekitarnya dapat terpublikasi dengan baik,” Harapnya.

(DH.L./Red.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Judul Buku: Buku Panduan Menulis Berita di Media Online: Jurnalisme Digital

Penulis: Medi Putra, SH., S.Kom

Tahun Terbit: 01 Juni 2025 (berdasarkan tanggal Kata Pengantar )

Jumlah Halaman: 35 Halaman

Dalam lanskap media yang bertransformasi secara radikal oleh kehadiran internet, “Buku Panduan Menulis Berita di Media Online: Jurnalisme Digital” karya Medi Putra hadir sebagai mercusuar bagi para penulis berita, khususnya bagi mereka yang bergerak dalam pewartaan di era digital. Ditulis dengan semangat berbagi ilmu dan dedikasi yang membara, terutama untuk Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI) di mana penulis menjabat sebagai Ketua Umum, buku ini menawarkan panduan yang sistematis dan praktis, dari dasar hingga teknik lanjutan.

Struktur dan Kedalaman Isi

Buku ini tersusun secara logis dalam delapan bab, membedah seluk-beluk penulisan berita online secara komprehensif. Dimulai dengan Bab I: Pendahuluan, penulis berhasil memetakan perbedaan fundamental antara jurnalisme cetak dan daring, menyoroti karakteristik khas media online seperti aksesibilitas global, kecepatan real-time, interaktivitas, dan ketersediaan konten tanpa batas. Prinsip “Brevity” (Ringkas) dan “Adaptability” (Mampu Beradaptasi) dari Paul Bradshaw juga ditekankan sebagai kunci.

Bab II mengukuhkan Pondasi Penulisan Berita Online dengan mengupas tuntas elemen 5W+1H (What, Who, When, Where, Why, How) dan struktur piramida terbalik. Leksana tidak hanya menjelaskan definisi, tetapi juga menekankan nuansa dan urgensi penerapannya dalam konteks online, termasuk bagaimana struktur piramida terbalik menghormati waktu pembaca digital dan mengakomodasi tingkat minat yang berbeda, serta optimalisasinya untuk SEO.

Fokus bergeser pada elemen krusial dalam menarik pembaca di Bab III: Menciptakan Judul dan Teras Berita yang Memikat. Bab ini memberikan strategi penulisan judul yang menarik dan SEO-friendly, membahas persyaratan judul seperti provokatif, singkat, relevan, dan fungsional, hingga aspek teknis seperti panjang karakter dan penempatan kata kunci. Berbagai jenis lead berita, mulai dari summary lead hingga teasing lead, juga disajikan untuk memperkaya teknik penulisan.

Bab IV mengelaborasi Mengembangkan Tubuh Berita yang Efektif, menawarkan pilihan antara gaya penulisan “Cepat vs. Akurat” beserta langkah-langkah praktisnya. Penekanan pada struktur paragraf pendek dan jelas, penggunaan white space, serta pemformatan teks (bold, italic) untuk meningkatkan keterbacaan di platform digital menjadi poin penting.

Era digital menuntut kekuatan visual, dan ini dijawab tuntas dalam Bab V: Kekuatan Visual: Mengintegrasikan Gambar, Video, dan Infografis. Bab ini menggarisbawahi pentingnya visual dalam meningkatkan user engagement dan pemahaman, serta menyajikan praktik terbaik penggunaan gambar dan video, termasuk optimasi teknis (nama file, alt text, ukuran, resolusi), penempatan strategis, aksesibilitas (closed captions), dan etika visual. Panduan pembuatan infografis yang sistematis dan daftar alat bantu populer seperti Canva, Adobe Express, dan Visme turut disertakan.

Aspek vital lainnya, Optimasi SEO untuk Berita Online, dibahas secara mendalam di Bab VI. Mulai dari riset dan penggunaan kata kunci yang relevan, optimasi URL dan meta deskripsi, pemanfaatan tautan internal dan eksternal, hingga optimasi gambar, kecepatan halaman, aspek mobile-friendly, dan promosi media sosial. Daftar periksa SEO On-Page dalam bentuk tabel menjadi panduan praktis yang sangat berguna.

Bab VII kembali ke jantung jurnalisme: Akurasi dan Penyuntingan: Menjaga Kredibilitas. Di tengah derasnya arus informasi, pentingnya kebenaran, kejelasan, dan faktualitas berita ditegaskan, beserta kepatuhan pada kode etik jurnalistik. Dua jenis penyuntingan, substantif dan mekanis, dijelaskan berikut potensi permasalahannya, dilengkapi tips penyuntingan mandiri.

Buku ini ditutup dengan Bab VIII: Kesimpulan: Menyongsong Masa Depan Jurnalisme Online, yang merangkum tantangan dan peluang di lanskap jurnalisme digital, serta menggarisbawahi evolusi peran jurnalis menjadi profesi multidisiplin yang menuntut kemampuan adaptasi dan pembelajaran berkelanjutan.

Kelebihan Buku

  1. Komprehensif dan Mendalam: Buku ini mencakup hampir semua aspek penting dalam penulisan berita online, dari konsep dasar hingga strategi teknis lanjutan seperti SEO dan penggunaan multimedia.
  2. Praktis dan Aplikatif: Disertai dengan tips, langkah-langkah konkret, contoh (seperti penerapan 5W+1H pada berita banjir ), dan checklist (SEO On-Page ), buku ini sangat mudah diaplikasikan. Penyertaan daftar alat bantu infografis juga menambah nilai praktisnya.
  3. Relevan dengan Konteks Kekinian: Penekanan pada SEO, media sosial, mobile-friendliness, dan interaktivitas menunjukkan pemahaman penulis akan tuntutan jurnalisme digital modern.
  4. Struktur yang Jelas: Alur pembahasan yang sistematis dari bab ke bab memudahkan pembaca untuk mengikuti dan memahami materi.
  5. Landasan Etis yang Kuat: Penulis secara konsisten menekankan pentingnya akurasi, etika jurnalistik, dan kredibilitas, yang menjadi fondasi tak tergoyahkan dalam praktik jurnalisme.
  6. Dedikasi dan Tujuan yang Mulia: Lahir dari komitmen untuk Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI), buku ini memiliki tujuan jelas untuk meningkatkan kapasitas pewarta gereja, namun isinya sangat bermanfaat bagi siapa saja yang ingin menguasai penulisan berita online.

Potensi Peningkatan (Minor)

Meskipun sudah sangat baik, mungkin bisa dipertimbangkan penambahan studi kasus atau contoh berita online riil yang lebih beragam, yang secara langsung mengaplikasikan prinsip-prinsip yang dibahas dalam setiap bab. Mengingat target awal adalah pewarta gereja, beberapa contoh spesifik terkait pewartaan kabar baik dalam format berita online bisa lebih memperkaya.

Rekomendasi

Buku Panduan Menulis Berita di Media Online” adalah bacaan wajib bagi para jurnalis, calon jurnalis, mahasiswa ilmu komunikasi/jurnalistik, content creator, blogger, dan secara khusus bagi para pewarta gereja yang ingin karya jurnalistiknya profesional, akurat, berdampak, dan menjangkau audiens luas di era digital.

Medi Putra berhasil menyajikan sebuah panduan yang tidak hanya kaya akan teori tetapi juga sarat dengan panduan praktis. Buku ini adalah investasi berharga bagi siapa pun yang ingin berlayar dan bahkan memimpin arus deras jurnalisme digital, dengan tetap memegang teguh kemuliaan profesi. Sebagaimana ditutup oleh penulis, “SOLI DEO GLORIA!” – buku ini adalah persembahan yang mencerahkan.

6 min 1 tahun