0 4 min 2 tahun

Yogyakarta, Rasa dukacita yang mendalam kembali dirasakan oleh segenap keluarga besar Universitas Kristen Duta Wacana  beserta alumninya dengan berpulangnya ke pangkuan Bapa di Sorga Pdt. Em. Dr. Budyanto, M.Th pada hari Sabtu, 21 September 2024, pukul 14:54 WIB di Rumah Sakit Bethesda, Jogjakarta.

Pdt. Em. Budyanto dilahirkan di Kediri, 10 Agustus 1948. Setelah menjalani serangkaian jenjang pendidikan mulai tingkat Sekolah Dasar sampai dengan Sekolah Menengah Atas, mendiang memutuskan untuk mengambil studi (S1) Teologi.

Setelah dinyatakan lulus, mendiang kembali ke GKJW untuk menjalani masa vikariat. Masa Vikariat pertama dijalani di GKJW Jemaat Segaran-Dlanggu (MD Mojokerto SB) dan yang kedua di GKJW Jemaat Tempursari (MD Malang IV). Mendiang kemudian ditahbiskan menjadi pendeta melalui Sidang Majelis Agung di GKJW Jemaat Tanjungperak pada tanggal 26 Juni 1977 dan sekaligus ditugaskan menjadi pendeta di GKJW Jemaat Tanjung Perak. Selama menjalani masa pelayanan tersebut, mendiang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Pelayan Harian Majelis Agung GKJW.

Pengalaman pelayanan di tempat lain yaitu pernah menjadi dosen mata kuliah dogmatika di Sekolah Tinggi Theologi (STTH) Duta Wacana (sekarang UKDW), Pembantu Dekan 3 bidang kemahasiswaan, merangkap Ketua Bimbingan Konseling, Dekan di Fakultas Theologia, dan menjadi rektor UKDW selama 2 periode, mulai tahun 2002 sampai dengan 2011. Selanjutnya beliau juga menjabat sebagai Pendeta Universitas di UKDW. Dan ketika tiba waktunya masuk masa emeritus, mendiang mendapat pelayanan emeritasi di GKJW Jemaat Wiyung (MD Surabaya Timur II).

Riwayat pendidikan yang mendiang jalani adalah menempuh pendidikan S1 di Sekolah Tinggi Teologi Duta Wacana (Sekarang Universitas Kristen Duta Wacana) dan pendidikan S2 serta S3 di Pascasarjana Teologi Asia Tenggara (SEAGST) yang merupakan sekolah pascasarjana teologi Protestan yang dijalankan oleh Asosiasi Pendidikan Teologi di Asia Tenggara (ATESEA) bekerja sama dengan serta atas nama sekolah-sekolah anggota ATESEA. Kantor pusatnya terletak di kantor ATESEA di Manila, Filipina.

Setelah memasuki masa usia pensiun dari UKDW dan emeritus tersebut, ilmu dan pengalaman mendiang yang berharga tidak disia-siakan. Mendiang kemudian dipercaya untuk menjadi Rektor Sekolah Tinggi Agama Kristen Marturia (STAK) yang merupakan sekolah pendeta dan pendidikan agama Kristen milik Sinode Gereja-Gereja Kristen Jawa sejak tahun 2017 silam.

Menikah dengan Ibu Retnaningyas Adjeng yang telah terlebih dahulu berpulang. Selama menjalani bahtera hidup rumah tangga, mendiang dikaruniai tiga orang anak. Anak pertama, Ratna Fibrianti Alfani berpulang lebih dulu pada usia 33 tahun karena sakit yang diderita. Anak kedua adalah Bima Herlambang dan anak ketiga adalah Mega Yudistira.

Serangkaian acara yang akan dijalankan dalam rangka berpulangnya mendiang adalah:

1. Bidston Penghiburan dilaksanakan pada hari Sabtu, 21 September 2024, di rumah duka Gg. Malabar No. 10, Sorowajan, Jogjakarta pada pukul 20:00 WIB

2. Ibadah Pemberangkatan Jenazah (menuju UKDW dan STAK Marturia) dilaksanakan pada hari Minggu, 22 September 2024 di rumah duka Gg. Malabar No 10, Sorowajan, Jogjakarta pada pukul 11:00 WIB

3. Ibadah Pemakaman, dilaksanakan pada hari Minggu, 22 September 2024 di Pemakaman Sorowajan, Jogjakarta pada pukul 16:00 WIB.

Selamat Berpulang Pdt. Em. Dr. Budyanto, M.Th selamat bertemu dengan Bapa di Sorga. Tuhan kiranya senantiasa memberikan kekuatan dan penghiburan kepada segenap anggota keluarga, terkhusus bagi anak serta cucu yang ditinggalkan.

Sumber : https://gkjw.or.id/berita/berita-duka-pdt-em-dr-budyanto-m-th/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Judul Buku: Buku Panduan Menulis Berita di Media Online: Jurnalisme Digital

Penulis: Medi Putra, SH., S.Kom

Tahun Terbit: 01 Juni 2025 (berdasarkan tanggal Kata Pengantar )

Jumlah Halaman: 35 Halaman

Dalam lanskap media yang bertransformasi secara radikal oleh kehadiran internet, “Buku Panduan Menulis Berita di Media Online: Jurnalisme Digital” karya Medi Putra hadir sebagai mercusuar bagi para penulis berita, khususnya bagi mereka yang bergerak dalam pewartaan di era digital. Ditulis dengan semangat berbagi ilmu dan dedikasi yang membara, terutama untuk Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI) di mana penulis menjabat sebagai Ketua Umum, buku ini menawarkan panduan yang sistematis dan praktis, dari dasar hingga teknik lanjutan.

Struktur dan Kedalaman Isi

Buku ini tersusun secara logis dalam delapan bab, membedah seluk-beluk penulisan berita online secara komprehensif. Dimulai dengan Bab I: Pendahuluan, penulis berhasil memetakan perbedaan fundamental antara jurnalisme cetak dan daring, menyoroti karakteristik khas media online seperti aksesibilitas global, kecepatan real-time, interaktivitas, dan ketersediaan konten tanpa batas. Prinsip “Brevity” (Ringkas) dan “Adaptability” (Mampu Beradaptasi) dari Paul Bradshaw juga ditekankan sebagai kunci.

Bab II mengukuhkan Pondasi Penulisan Berita Online dengan mengupas tuntas elemen 5W+1H (What, Who, When, Where, Why, How) dan struktur piramida terbalik. Leksana tidak hanya menjelaskan definisi, tetapi juga menekankan nuansa dan urgensi penerapannya dalam konteks online, termasuk bagaimana struktur piramida terbalik menghormati waktu pembaca digital dan mengakomodasi tingkat minat yang berbeda, serta optimalisasinya untuk SEO.

Fokus bergeser pada elemen krusial dalam menarik pembaca di Bab III: Menciptakan Judul dan Teras Berita yang Memikat. Bab ini memberikan strategi penulisan judul yang menarik dan SEO-friendly, membahas persyaratan judul seperti provokatif, singkat, relevan, dan fungsional, hingga aspek teknis seperti panjang karakter dan penempatan kata kunci. Berbagai jenis lead berita, mulai dari summary lead hingga teasing lead, juga disajikan untuk memperkaya teknik penulisan.

Bab IV mengelaborasi Mengembangkan Tubuh Berita yang Efektif, menawarkan pilihan antara gaya penulisan “Cepat vs. Akurat” beserta langkah-langkah praktisnya. Penekanan pada struktur paragraf pendek dan jelas, penggunaan white space, serta pemformatan teks (bold, italic) untuk meningkatkan keterbacaan di platform digital menjadi poin penting.

Era digital menuntut kekuatan visual, dan ini dijawab tuntas dalam Bab V: Kekuatan Visual: Mengintegrasikan Gambar, Video, dan Infografis. Bab ini menggarisbawahi pentingnya visual dalam meningkatkan user engagement dan pemahaman, serta menyajikan praktik terbaik penggunaan gambar dan video, termasuk optimasi teknis (nama file, alt text, ukuran, resolusi), penempatan strategis, aksesibilitas (closed captions), dan etika visual. Panduan pembuatan infografis yang sistematis dan daftar alat bantu populer seperti Canva, Adobe Express, dan Visme turut disertakan.

Aspek vital lainnya, Optimasi SEO untuk Berita Online, dibahas secara mendalam di Bab VI. Mulai dari riset dan penggunaan kata kunci yang relevan, optimasi URL dan meta deskripsi, pemanfaatan tautan internal dan eksternal, hingga optimasi gambar, kecepatan halaman, aspek mobile-friendly, dan promosi media sosial. Daftar periksa SEO On-Page dalam bentuk tabel menjadi panduan praktis yang sangat berguna.

Bab VII kembali ke jantung jurnalisme: Akurasi dan Penyuntingan: Menjaga Kredibilitas. Di tengah derasnya arus informasi, pentingnya kebenaran, kejelasan, dan faktualitas berita ditegaskan, beserta kepatuhan pada kode etik jurnalistik. Dua jenis penyuntingan, substantif dan mekanis, dijelaskan berikut potensi permasalahannya, dilengkapi tips penyuntingan mandiri.

Buku ini ditutup dengan Bab VIII: Kesimpulan: Menyongsong Masa Depan Jurnalisme Online, yang merangkum tantangan dan peluang di lanskap jurnalisme digital, serta menggarisbawahi evolusi peran jurnalis menjadi profesi multidisiplin yang menuntut kemampuan adaptasi dan pembelajaran berkelanjutan.

Kelebihan Buku

  1. Komprehensif dan Mendalam: Buku ini mencakup hampir semua aspek penting dalam penulisan berita online, dari konsep dasar hingga strategi teknis lanjutan seperti SEO dan penggunaan multimedia.
  2. Praktis dan Aplikatif: Disertai dengan tips, langkah-langkah konkret, contoh (seperti penerapan 5W+1H pada berita banjir ), dan checklist (SEO On-Page ), buku ini sangat mudah diaplikasikan. Penyertaan daftar alat bantu infografis juga menambah nilai praktisnya.
  3. Relevan dengan Konteks Kekinian: Penekanan pada SEO, media sosial, mobile-friendliness, dan interaktivitas menunjukkan pemahaman penulis akan tuntutan jurnalisme digital modern.
  4. Struktur yang Jelas: Alur pembahasan yang sistematis dari bab ke bab memudahkan pembaca untuk mengikuti dan memahami materi.
  5. Landasan Etis yang Kuat: Penulis secara konsisten menekankan pentingnya akurasi, etika jurnalistik, dan kredibilitas, yang menjadi fondasi tak tergoyahkan dalam praktik jurnalisme.
  6. Dedikasi dan Tujuan yang Mulia: Lahir dari komitmen untuk Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI), buku ini memiliki tujuan jelas untuk meningkatkan kapasitas pewarta gereja, namun isinya sangat bermanfaat bagi siapa saja yang ingin menguasai penulisan berita online.

Potensi Peningkatan (Minor)

Meskipun sudah sangat baik, mungkin bisa dipertimbangkan penambahan studi kasus atau contoh berita online riil yang lebih beragam, yang secara langsung mengaplikasikan prinsip-prinsip yang dibahas dalam setiap bab. Mengingat target awal adalah pewarta gereja, beberapa contoh spesifik terkait pewartaan kabar baik dalam format berita online bisa lebih memperkaya.

Rekomendasi

Buku Panduan Menulis Berita di Media Online” adalah bacaan wajib bagi para jurnalis, calon jurnalis, mahasiswa ilmu komunikasi/jurnalistik, content creator, blogger, dan secara khusus bagi para pewarta gereja yang ingin karya jurnalistiknya profesional, akurat, berdampak, dan menjangkau audiens luas di era digital.

Medi Putra berhasil menyajikan sebuah panduan yang tidak hanya kaya akan teori tetapi juga sarat dengan panduan praktis. Buku ini adalah investasi berharga bagi siapa pun yang ingin berlayar dan bahkan memimpin arus deras jurnalisme digital, dengan tetap memegang teguh kemuliaan profesi. Sebagaimana ditutup oleh penulis, “SOLI DEO GLORIA!” – buku ini adalah persembahan yang mencerahkan.

6 min 1 tahun