0 4 min 2 tahun

Jakarta Utara, DKI Jakarta – Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA Indonesia) Pengurus Cabang Jakarta Utara di tahun 2024 ini kembali menggelar Rakercab  menandai berakhirnya tahun kerja 2024 dan mempersiapkan diri guna menghadapi Rapat Kerja Daerah Khusus Jakarta pada tanggal 31 Agustus 2024 yang akan digelar di STT IKAT, Rempoa, Jakarta Selatan yang juga merupakan Sekretariat PEWARNA Indonesia PD DKI Jakarta serta akan mensukseskan agenda Rakerda Daerah Khusus Jakarta dan Rakernas PEWARNA Indonesia 2024.

Hal tersebut terungkap dalam Rakercab PC Jakarta Utara yang berlangsung pada hari Jumat 23 Agustus 2024 di Sugar Bell Coffee di Jl. Swasembada Barat Raya Kebon Bawang Tanjung Priok Jakarta Utara.

Kegiatan Rapat Kerja Pengurus Cabang Pewarna Indonesia Jakarta Utara tersebut disamping dihadiri oleh Pengurus dan Anggota PC Jakarta Utara dihadiri pula unsur-unsur Pengurus Pusat Jerry Patty dari Departemen Hukum dan Advokasi, dan Pengurus Daerah Khusus Jakarta yang diwakili oleh Sekda Johan Sopaheluwakan dan Bendahara DKI Johanes Paulus R. Senduk serta bapak Fridis bagian Kerohanian DKI sementara Ketua DKI Jakarta ijin karena sedang tugas  di Kalimantan. Hadir pula Panasihat Jakarta Utara Medi Putra, S. Th, S.Kom

Ketua PC Jakarta Utara Carlla Paulina Waworuntu memimpin langsung  jalannya Rapat didampingi Bendahara Santen Simanjutak dan Sekretaris  yang diwakili oleh Bidang OKK Yosi dan Humas Baretha, beserta pengurus yang lainnya seperti  Jodi, Welly, Dini, Saut , Gunawan, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kasih, ‘Selaku Ketua Pimpinan Cabang Pewarna Jakarta Utara saya mengucapkan Terima kasih atas kehadiran rekan-rekan pengurus dan panitia yang hadir dan mensukseskan Rakercab kali ini,” ujarnya.

“Ucapan terima kasih kasih juga saya haturkan kepada Perwakilan Pengurus Daerah Bapak Johan Sopaheluwakan selaku Sekretaris Daerah (Sekda), Bendahara Bapak Johanes Paulus R serta Ketua Pelmas Divisi Kerohanian Fridis Jimson Siburian  Pewarna DKI Jakarta yang  telah hadir  dan memberikan arahan dalam pelaksanaan Raksercab kali ini. Juga Pengurus Pusat, Bapak Jerry Patty yang juga turut hadir dan mensupport kegiatan ini sehingga berjalan dengan baik serta Penasihat PC Jakarta Utara,” ungkapnya.

Penasihat Pewarna PC Jakarta Utara Medi Putra di akhir acara memberikan pesan dan arahan. Beliau mengatakan,”Sebagai Jurnalis Nasrani kita harus senantiasa siap memperjuangkan Kekristenan yang mendapat persekusi dan kesulitan dalam membangun rumah ibadah. Kita selaku Jurnalis Nasrani harus berani memperjuangkannya karena dilindungi dan dijamin dalam UUD 1945 Paasal 29 ayat 2, “Negara menjamin kebebasan tiap warga negara untuk beribadah menurut agama dan kepercayaannya, dan yang kedua, terkait Peraturan Bersama Menteri (PBM) nomor 8 dan PBM N0. 9 tahun 2006  yang sampai hari ini masih memuat peraturan yang diskriminatif soal  pendirian rumah ibadah kami meminta kepada Pemerintah untuk segera dicabut terutama pasal 13,” ujarnya dengan penuh semangat.

Hadir juga dalam kesempatan tersebut undangan perwakilan dari Pengurus Cabang, Marlon Samuel Ketua PC Jakarta Pusat, Alfredo F. Pareira Sekretaris PC Jakarta Selatan, Franki Hutagaol Ketua PC Jakarta Barat.

Rakercab Pewarna PC Jakarta Utara telah menghasilkan keputusan salah satunya PC Jakut akan menyelenggarakan Perayaan Natal di bulan Desember mendatang berupa Kunjungan ke Panti Asuhan dan Panti Jompo dengan Ketua Panitia Santen Simanjuntak yang biasa disapa dengan Tomi.

Dalam kesempatan itu juga peserta Rakercab mendapat arahan terkait persiapan Rakerda dan Rakernas, di mana Jakarta Utara siap mensukseskannya.

Acara diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama. Reporter:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Judul Buku: Buku Panduan Menulis Berita di Media Online: Jurnalisme Digital

Penulis: Medi Putra, SH., S.Kom

Tahun Terbit: 01 Juni 2025 (berdasarkan tanggal Kata Pengantar )

Jumlah Halaman: 35 Halaman

Dalam lanskap media yang bertransformasi secara radikal oleh kehadiran internet, “Buku Panduan Menulis Berita di Media Online: Jurnalisme Digital” karya Medi Putra hadir sebagai mercusuar bagi para penulis berita, khususnya bagi mereka yang bergerak dalam pewartaan di era digital. Ditulis dengan semangat berbagi ilmu dan dedikasi yang membara, terutama untuk Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI) di mana penulis menjabat sebagai Ketua Umum, buku ini menawarkan panduan yang sistematis dan praktis, dari dasar hingga teknik lanjutan.

Struktur dan Kedalaman Isi

Buku ini tersusun secara logis dalam delapan bab, membedah seluk-beluk penulisan berita online secara komprehensif. Dimulai dengan Bab I: Pendahuluan, penulis berhasil memetakan perbedaan fundamental antara jurnalisme cetak dan daring, menyoroti karakteristik khas media online seperti aksesibilitas global, kecepatan real-time, interaktivitas, dan ketersediaan konten tanpa batas. Prinsip “Brevity” (Ringkas) dan “Adaptability” (Mampu Beradaptasi) dari Paul Bradshaw juga ditekankan sebagai kunci.

Bab II mengukuhkan Pondasi Penulisan Berita Online dengan mengupas tuntas elemen 5W+1H (What, Who, When, Where, Why, How) dan struktur piramida terbalik. Leksana tidak hanya menjelaskan definisi, tetapi juga menekankan nuansa dan urgensi penerapannya dalam konteks online, termasuk bagaimana struktur piramida terbalik menghormati waktu pembaca digital dan mengakomodasi tingkat minat yang berbeda, serta optimalisasinya untuk SEO.

Fokus bergeser pada elemen krusial dalam menarik pembaca di Bab III: Menciptakan Judul dan Teras Berita yang Memikat. Bab ini memberikan strategi penulisan judul yang menarik dan SEO-friendly, membahas persyaratan judul seperti provokatif, singkat, relevan, dan fungsional, hingga aspek teknis seperti panjang karakter dan penempatan kata kunci. Berbagai jenis lead berita, mulai dari summary lead hingga teasing lead, juga disajikan untuk memperkaya teknik penulisan.

Bab IV mengelaborasi Mengembangkan Tubuh Berita yang Efektif, menawarkan pilihan antara gaya penulisan “Cepat vs. Akurat” beserta langkah-langkah praktisnya. Penekanan pada struktur paragraf pendek dan jelas, penggunaan white space, serta pemformatan teks (bold, italic) untuk meningkatkan keterbacaan di platform digital menjadi poin penting.

Era digital menuntut kekuatan visual, dan ini dijawab tuntas dalam Bab V: Kekuatan Visual: Mengintegrasikan Gambar, Video, dan Infografis. Bab ini menggarisbawahi pentingnya visual dalam meningkatkan user engagement dan pemahaman, serta menyajikan praktik terbaik penggunaan gambar dan video, termasuk optimasi teknis (nama file, alt text, ukuran, resolusi), penempatan strategis, aksesibilitas (closed captions), dan etika visual. Panduan pembuatan infografis yang sistematis dan daftar alat bantu populer seperti Canva, Adobe Express, dan Visme turut disertakan.

Aspek vital lainnya, Optimasi SEO untuk Berita Online, dibahas secara mendalam di Bab VI. Mulai dari riset dan penggunaan kata kunci yang relevan, optimasi URL dan meta deskripsi, pemanfaatan tautan internal dan eksternal, hingga optimasi gambar, kecepatan halaman, aspek mobile-friendly, dan promosi media sosial. Daftar periksa SEO On-Page dalam bentuk tabel menjadi panduan praktis yang sangat berguna.

Bab VII kembali ke jantung jurnalisme: Akurasi dan Penyuntingan: Menjaga Kredibilitas. Di tengah derasnya arus informasi, pentingnya kebenaran, kejelasan, dan faktualitas berita ditegaskan, beserta kepatuhan pada kode etik jurnalistik. Dua jenis penyuntingan, substantif dan mekanis, dijelaskan berikut potensi permasalahannya, dilengkapi tips penyuntingan mandiri.

Buku ini ditutup dengan Bab VIII: Kesimpulan: Menyongsong Masa Depan Jurnalisme Online, yang merangkum tantangan dan peluang di lanskap jurnalisme digital, serta menggarisbawahi evolusi peran jurnalis menjadi profesi multidisiplin yang menuntut kemampuan adaptasi dan pembelajaran berkelanjutan.

Kelebihan Buku

  1. Komprehensif dan Mendalam: Buku ini mencakup hampir semua aspek penting dalam penulisan berita online, dari konsep dasar hingga strategi teknis lanjutan seperti SEO dan penggunaan multimedia.
  2. Praktis dan Aplikatif: Disertai dengan tips, langkah-langkah konkret, contoh (seperti penerapan 5W+1H pada berita banjir ), dan checklist (SEO On-Page ), buku ini sangat mudah diaplikasikan. Penyertaan daftar alat bantu infografis juga menambah nilai praktisnya.
  3. Relevan dengan Konteks Kekinian: Penekanan pada SEO, media sosial, mobile-friendliness, dan interaktivitas menunjukkan pemahaman penulis akan tuntutan jurnalisme digital modern.
  4. Struktur yang Jelas: Alur pembahasan yang sistematis dari bab ke bab memudahkan pembaca untuk mengikuti dan memahami materi.
  5. Landasan Etis yang Kuat: Penulis secara konsisten menekankan pentingnya akurasi, etika jurnalistik, dan kredibilitas, yang menjadi fondasi tak tergoyahkan dalam praktik jurnalisme.
  6. Dedikasi dan Tujuan yang Mulia: Lahir dari komitmen untuk Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI), buku ini memiliki tujuan jelas untuk meningkatkan kapasitas pewarta gereja, namun isinya sangat bermanfaat bagi siapa saja yang ingin menguasai penulisan berita online.

Potensi Peningkatan (Minor)

Meskipun sudah sangat baik, mungkin bisa dipertimbangkan penambahan studi kasus atau contoh berita online riil yang lebih beragam, yang secara langsung mengaplikasikan prinsip-prinsip yang dibahas dalam setiap bab. Mengingat target awal adalah pewarta gereja, beberapa contoh spesifik terkait pewartaan kabar baik dalam format berita online bisa lebih memperkaya.

Rekomendasi

Buku Panduan Menulis Berita di Media Online” adalah bacaan wajib bagi para jurnalis, calon jurnalis, mahasiswa ilmu komunikasi/jurnalistik, content creator, blogger, dan secara khusus bagi para pewarta gereja yang ingin karya jurnalistiknya profesional, akurat, berdampak, dan menjangkau audiens luas di era digital.

Medi Putra berhasil menyajikan sebuah panduan yang tidak hanya kaya akan teori tetapi juga sarat dengan panduan praktis. Buku ini adalah investasi berharga bagi siapa pun yang ingin berlayar dan bahkan memimpin arus deras jurnalisme digital, dengan tetap memegang teguh kemuliaan profesi. Sebagaimana ditutup oleh penulis, “SOLI DEO GLORIA!” – buku ini adalah persembahan yang mencerahkan.

6 min 1 tahun