0 10 min 2 tahun

Beritakampus.id – Depok – Jawa Barat, Media Online warta-gereja.com bersama dengan Persekutuan Oikumene Umat Kristen (POUK) se Jawa Barat mengadakan kegiatan Pelatihan Jurnalistik pada hari kamis, 08 Februari 2024 di Gereja POUK Depok II Timur Jl. Merapi, Abadijaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat.

Kegiatan Pelatihan Jurnalistik , Media Online warta-gereja.com bersama dengan Persekutuan Oikumene Umat Kristen (POUK) se Jawa Barat diawali dengan Ibadah yang dipimpin oleh Pdt.  Helly Rachel Tatipang , S.Th. sebagai Pelayan Firman dan Liturgos Pnt. Pambudi Nugroho serta Organis Julius Bohang.

Dalam khotbahnya Pdt. Helly Rachel Tatipang , S.Th. menekankan soal penting warta gereja dapat mengakses internet dengan bijaksana, dan sangat mendukung kegiatan pelatihan jurnalistik sebagai salah satu upaya meningkatkan kemampuan wartawan gereja untuk ikut menjadi pewarta yang membangun Kerajaan Allah di Era Digital.

Pdt. Anam Prajer Manurung, M.Th. Ketua Umum BP POUK se Jawa Barat dalam sambutannya mengatakan,” Misiologi gereja saat ini harus menjadi misiologi transformatif. Gereja mendampingi jemaatnya untuk dapat masuk dalam dunia peradaban digital. Dunia internet menjadi sebuah keniscayaan yang mau tidak mau berdampak positif maupun negative. Kami berharap dengan adanya pelatihan jurnalistik bagi wartawan gereja akan memberikan kontribusi positif, dengan mengunggah konten konten informasi yang dapat menghadirkan tanda tanda Kerajaan Allah sebagai salah satu Tri Tugas Panggilan gereja di Bidang Marturia (Kesaksian). Kami BP POUK sangat mendukung kegiatan pelatihan jurnalistik ini sebagai pembekalan bagi para wartawan gereja untuk dapat menjadi  pewarta Kristen yang professional.” Ungkapnya di depan para peserta yang akan mengikuti pelatihan (08/02/2024).

“Kami memfasilitasi media warta-gereja.com agar dapat memberikan pelatihan jurnalistik kepada warga gereja POUK yang ingin melayani Tuhan dalam bidang kesaksian (Marturia). Harapan kami sangat besar, agar usai kegiatan pelatihan, para wartawan gereja POUK Jawa Barat dapat memberi kontribusi bagi pewartaan Kristen yang pada gilirannya akan memberi kemuliaan bagi nama Tuhan. Sel amat mengikuti pelatihan,” Pungkasnya.

Pnt. Pambudi Nugroho selaku Majelis Gereja POUK Depok II Timur bidang Marturia sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan pelatihan jurnalistik warta-gereja.com Bersama POUK se Jawa Barat mengatakan,” Kami sangat senang pada hari ini kita dapat mengadakan kegiatan Pelatihan Jurnalistik, yang kebetulan saya sebagai Majelis di POUK Depok II Timur membidangi  Marturia/kesaksian. POUK Depok II Timur saat ini juga memiliki tim multi media, sehingga kami dapat membangun sinergi dengan media online warta-gereja.com untuk mewartakan Injil dan Kekristenan secara lebih baik lagi. Dan nanti selesai kegiatan pelatihan jurnalistik wartawan warta gereja, kami juga berencana akan mengadakan kegiatan Pelatihan Menulis Renungan dan Khotbah bagi warga jemaat. Sehingga warga jemaat pun dapat berpartisipasi aktif menulis di media,” harapnya.

Kegiatan Pelatihan Jurnalistik , Media Online warta-gereja.com bersama dengan Persekutuan Oikumene Umat Kristen (POUK) se Jawa Barat pada kamis 08 Februari 2024 dipandu langsung oleh Pdt. Jahenos Saragih, SH., M.Th., MM. Dewan Penasihat media warta-gereja.com dan juga dosen Komunikasi dan teologi, Medi Putra, SH., S.Kom Pendiri media online warta-gereja.com dan Carlla Paulina Waworuntu direktur  PT. Media Kami Untuk Bangun Negeri yang menjadi payung hukum (legalitas Perusahaan) media online warta-gereja.com sebagai media yang resmi mempublikasikan kegiatan kegiatan jurnalistik dan kerja kerja pers sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku.

Pdt. Jahenos Saragih, SH., M.Th., MM. yang juga mantan Ketua PGIW Provinsi Jawa Barat dan saat ini sedang maju untuk mencalonkan diri sebagai Dewan Perwakilan Daerah dari Provinsi Jawa Barat Nomer 37 dalam pelatihan jurnalistik media warta-gereja.com membawakan materi dasar dasar teologis pewarta gereja.

Mengangkat tema “DENGAR, LIHAT, BACA,TULISKAN DAN LAKUKAN (DLBTL) !, Pdt. Jahenos Saragih, SH., M.Th., MM. menguraikan landasan teologis Pewartaan Kristen sebagai sebuah tugas yang wajib dilakukan oleh orang orang percaya untuk menjadi Saksi Kristus.

Ada 9 poin LANDASAN TEOLOGIS ALKITABIAH  yang disampaikan Pdt. Jahenos Saragih yaitu :

Adam dan Hawa dalam Kitab Kejadian: Allah berfirman dan menciptakan semua alam ciptaan melalui firmanNya dan di akhir setiap ciptaaNya dikatakan dengan kalimat:  “Allah melihat bahwa semuanya itu baik”. Penciptaan kepada manusia ada kalimat: “Sungguh amat baik” (Kej 1: 31). Kalimat ini mempunyai arti dan makna yang begitu dalam. Manusia ditugaskan sebagai “mandataris” Allah untuk menjaga, memelihara dan merawat alam ciptaan Tuhan itu dengan baik dan bertanggungjawab. Ini masuk dalam ranah ekologi. Kemudian manusia itu jatuh ke dalam dosa (Kej 3). Lalu Allah berfirman kepada Adam. Dimanakah Engkau? Lalu Adam menjawab: Ketika aku mendengar bahwa Engkau dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang, sebab ituy aku bersembunyi” (Kej 3: 9). Sesudah peristiwa itu maka manusia ciptaan itu mencari kambing hitam, saling menyalahkan yang satu dengan yang lain. Tidak mau bertanggungjawab melainkan berjawab tanggung.

Abram dalam kitab Kejadian 12. Allah berfirman kepada Abram: pergilah…maka Abran menjawab, lalu pergi sesuai dengan firman yang dia dengar. Dia taat dan setia melakukan firman Allah yang dia dengar.

Musa dalam kitab Keluaran: Allah berfirman, Musa menjawab, walaupun pada mulanya ia memberi alasan, dia tidak pandai bicara dan masih muda.

Yesaya dalam kitab Yesaya: Allah berfirman dan mengutus Yesaya dan Yesaya menjawab panggilan itu dengan kalimat: “Ini aku utuslah aku” (Yes 6: 8)/

Yeremia dalam kitab Yeremia. Dalam panggilan dan pengutusannya yang begitu berat dan rumit. Dipanggi sejak masih dalam kandungan ibunya. Walaupun Ia sama dengan alasan Musa yakni tidak pandai bicara dan masih muda.

Amos dalam kitab Amos: Dipanggil dari latar belakang peternak dan petani. Dengan tegas Amos mengatakan kepada umat pilihan Tuhan Israel agar “mencari Tuhan. Maka kamu akan hidup (Amos 5: 4, 6).

Yesus dalam PB: Memanggil dan memilih 12 orang  murid-muridNya dari latar belakang kehidupan dan profesi yang berbeda (Mat 10).

Yesus memanggil Saulus yang berobah nama menjadi Paulus (Kis 9) yang memberitakan Injil ke seluruh penjuru bumi dengan 13 suratnya.

Yesus memanggil para hambaNya  dalam Kitab 1 Ptr 2: 9 – 10. “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, suapya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan besar dari Dia yang telah memanggil kamu ke luar dari kegelapan kepada terangnya yang ajaib”.

YESUS MEMANGGIL DAN MENYURUH KITA

Memanggil dan menyuruh kita sesuai dengan telenta, kharisma kita masing-masing. Memanggil dan menyuruh kita untuk memberitakan perbuatan perbutan Allah yang begitu ajaib dan besar kepada semua umat manusia. Ini perintah zending yang disampaikan Tuhan Yesus dalam Mat 28. Kita harus tampil sebagai:

1.            Garam dan terang dunia (Mat 5: 13 – 15)

2.            Saksi-saksi Tuhan Yesus Kristus (Kis 1: 8)

3.            Surat-surat Kristus (Kis 1: 22, 2 Kor 3: 2 – 3).

Tidak gampang melakukan panggilan dan suruhan ini, pasti banyak tantangan internal dan eksternal yang kita hadapi. Tetapi yakin dan percayalah Tuhan Sang Kepala Gereja itu memampukan saudara dan saya untuk tugas mulia ini. Mari lakukan panggilan dan suruhan ini dengan mengandalkan kuasa Tuhan melalui Roh dan malaikatNya.

Diakhir pembekalan,Pdt. Jahenos Saragih mengatakan,” Selamat mengemban dan melakukan panggilan dan suruhanmulia ini dalam bingkai DLBTL dengan penuh integritas, keberanian  dalam prinsip “ya katakan bila ya dan tidak bila tidak” (Mat 5: 37. Tuhan Yesus memberkati. Sekian dan terima kasih,” Tutupnya.

Medi Putra, SH., S.Kom membawakan materi Pelatihan Jurnalistik dengan Tema : “Membangun Kerajaan Allah Di Era Digital dengan Jurnalisme” yang dibagi menjadi 4 sesi kegiatan yaitu Sesi pertama pembekalan teori jurnalistik, Sesi Kedua Praktek Menulis Berita, Seksi Ketiga Praktek wawancara dan Sesi Keempat Praktek membuat PodCast.

Medi Putra mengatakan,“Kegiatan Pelatihan yang saya berikan akan lebih banyak pada sesi Praktek membuat berita, wawancara dan juga membuat podcast. Teori 25 persen saja, sisanya 75 praktek. Kemampuan jurnalistik bukan pada pengusaan teori teori yang banyak, tetapi saya lebih senang peserta melakukan praktek langsung membuat reportase, wawancara dengan narasumber serta membuat podcast berita. Saya berharap, selesai mengikuti pelatihan yang singkat ini para peserta pelatihan menguasai dasar mencari berita, wawancara dan praktek menuliskan berita sebagai wartawan,” Bebernya.

Pada sesi kegiatan praktek terlihat peserta pelatihan terlihat antusias. Pelatihan praktek dilakukan dengan memburu narasumber berita seorang tokoh politik yang diperankan Pdt. Jahenos Saragih, lalu narasumber yang terjerat kasus korupsi Wellman Manurung (Sekum BP POUK Jawa Barat) , serta narasumber yang  tidak  mau diwawancarai  wartawan  yang diperankan oleh Ketua Umum BP POUK Jawa Barat Pdt. Anam Prajer Manurung, M.Th.

Usai praktek mewawancarai sumber berita dan memperoleh informasi yang cukup peserta kemudian menuliskannya dengan praktek membuat berita yang berupa narasi sesuai dengan Pokok Pokok Kaidah Penulisan Jurnalistik dan dievaluasi Bersama sama.

Praktek wawancara membuat Podcast tak kalah menariknya, ketika 17 orang peserta dibagi menjadi 4 kelompok membuat wawancara dengan narasumber dan tema PodCast yang berbeda beda.

Adapun 17 orang peserta pelatihan adalah merupakan warga gereja utusan dari Gereja POUK Sejabar , GKPO dan gereja Zebaoth yaitu :

 Hisar Marthin Hasibuan

Daniel Hutauruk

Hendra Adi Rendawan

Yerry Derek

Upe Taulany

Desiane Pakel

Meyta Yosta G. Abaulu

Edu Arto Silalahi

Evy Herawaty

Indra Setiawan

Immanuel Ralphin W.T.

Pdt. Erwin Gusti P. SH., M.Th.

Varel Andrean Mongi

Cornelius Daniel Pangihutan Situmeang

Marcela Tesalonika

Suwarsono

Yuri Bastian T. Pangaribuan

Usai pelatihan para wartawan warta gereja utusan Gereja POUK Sejabar , GKPO dan gereja Zebaoth dilantik oleh Pdt. Jahenos Saragih, dan diberikan Kartu Pers serta Surat Tugas dan Sertifikat oleh Carlla Paulina yang menjadi symbol bahwa mereka telah resmi menjadi wartawan pada media online warta-gereja.com.

Kegiatan diakhiri dengan doa penutup, berkat dan foto Bersama. Seluruh rangkaian kegiatan Pelatihan Jurnalistik Media Online warta-gereja.com bersama dengan Persekutuan Oikumene Umat Kristen (POUK) se Jawa Barat pada kamis 08 Februari 2024 berlangsung denganbaik, penuh keakraban dan menyenangkan.

(Dharma L.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Judul Buku: Buku Panduan Menulis Berita di Media Online: Jurnalisme Digital

Penulis: Medi Putra, SH., S.Kom

Tahun Terbit: 01 Juni 2025 (berdasarkan tanggal Kata Pengantar )

Jumlah Halaman: 35 Halaman

Dalam lanskap media yang bertransformasi secara radikal oleh kehadiran internet, “Buku Panduan Menulis Berita di Media Online: Jurnalisme Digital” karya Medi Putra hadir sebagai mercusuar bagi para penulis berita, khususnya bagi mereka yang bergerak dalam pewartaan di era digital. Ditulis dengan semangat berbagi ilmu dan dedikasi yang membara, terutama untuk Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI) di mana penulis menjabat sebagai Ketua Umum, buku ini menawarkan panduan yang sistematis dan praktis, dari dasar hingga teknik lanjutan.

Struktur dan Kedalaman Isi

Buku ini tersusun secara logis dalam delapan bab, membedah seluk-beluk penulisan berita online secara komprehensif. Dimulai dengan Bab I: Pendahuluan, penulis berhasil memetakan perbedaan fundamental antara jurnalisme cetak dan daring, menyoroti karakteristik khas media online seperti aksesibilitas global, kecepatan real-time, interaktivitas, dan ketersediaan konten tanpa batas. Prinsip “Brevity” (Ringkas) dan “Adaptability” (Mampu Beradaptasi) dari Paul Bradshaw juga ditekankan sebagai kunci.

Bab II mengukuhkan Pondasi Penulisan Berita Online dengan mengupas tuntas elemen 5W+1H (What, Who, When, Where, Why, How) dan struktur piramida terbalik. Leksana tidak hanya menjelaskan definisi, tetapi juga menekankan nuansa dan urgensi penerapannya dalam konteks online, termasuk bagaimana struktur piramida terbalik menghormati waktu pembaca digital dan mengakomodasi tingkat minat yang berbeda, serta optimalisasinya untuk SEO.

Fokus bergeser pada elemen krusial dalam menarik pembaca di Bab III: Menciptakan Judul dan Teras Berita yang Memikat. Bab ini memberikan strategi penulisan judul yang menarik dan SEO-friendly, membahas persyaratan judul seperti provokatif, singkat, relevan, dan fungsional, hingga aspek teknis seperti panjang karakter dan penempatan kata kunci. Berbagai jenis lead berita, mulai dari summary lead hingga teasing lead, juga disajikan untuk memperkaya teknik penulisan.

Bab IV mengelaborasi Mengembangkan Tubuh Berita yang Efektif, menawarkan pilihan antara gaya penulisan “Cepat vs. Akurat” beserta langkah-langkah praktisnya. Penekanan pada struktur paragraf pendek dan jelas, penggunaan white space, serta pemformatan teks (bold, italic) untuk meningkatkan keterbacaan di platform digital menjadi poin penting.

Era digital menuntut kekuatan visual, dan ini dijawab tuntas dalam Bab V: Kekuatan Visual: Mengintegrasikan Gambar, Video, dan Infografis. Bab ini menggarisbawahi pentingnya visual dalam meningkatkan user engagement dan pemahaman, serta menyajikan praktik terbaik penggunaan gambar dan video, termasuk optimasi teknis (nama file, alt text, ukuran, resolusi), penempatan strategis, aksesibilitas (closed captions), dan etika visual. Panduan pembuatan infografis yang sistematis dan daftar alat bantu populer seperti Canva, Adobe Express, dan Visme turut disertakan.

Aspek vital lainnya, Optimasi SEO untuk Berita Online, dibahas secara mendalam di Bab VI. Mulai dari riset dan penggunaan kata kunci yang relevan, optimasi URL dan meta deskripsi, pemanfaatan tautan internal dan eksternal, hingga optimasi gambar, kecepatan halaman, aspek mobile-friendly, dan promosi media sosial. Daftar periksa SEO On-Page dalam bentuk tabel menjadi panduan praktis yang sangat berguna.

Bab VII kembali ke jantung jurnalisme: Akurasi dan Penyuntingan: Menjaga Kredibilitas. Di tengah derasnya arus informasi, pentingnya kebenaran, kejelasan, dan faktualitas berita ditegaskan, beserta kepatuhan pada kode etik jurnalistik. Dua jenis penyuntingan, substantif dan mekanis, dijelaskan berikut potensi permasalahannya, dilengkapi tips penyuntingan mandiri.

Buku ini ditutup dengan Bab VIII: Kesimpulan: Menyongsong Masa Depan Jurnalisme Online, yang merangkum tantangan dan peluang di lanskap jurnalisme digital, serta menggarisbawahi evolusi peran jurnalis menjadi profesi multidisiplin yang menuntut kemampuan adaptasi dan pembelajaran berkelanjutan.

Kelebihan Buku

  1. Komprehensif dan Mendalam: Buku ini mencakup hampir semua aspek penting dalam penulisan berita online, dari konsep dasar hingga strategi teknis lanjutan seperti SEO dan penggunaan multimedia.
  2. Praktis dan Aplikatif: Disertai dengan tips, langkah-langkah konkret, contoh (seperti penerapan 5W+1H pada berita banjir ), dan checklist (SEO On-Page ), buku ini sangat mudah diaplikasikan. Penyertaan daftar alat bantu infografis juga menambah nilai praktisnya.
  3. Relevan dengan Konteks Kekinian: Penekanan pada SEO, media sosial, mobile-friendliness, dan interaktivitas menunjukkan pemahaman penulis akan tuntutan jurnalisme digital modern.
  4. Struktur yang Jelas: Alur pembahasan yang sistematis dari bab ke bab memudahkan pembaca untuk mengikuti dan memahami materi.
  5. Landasan Etis yang Kuat: Penulis secara konsisten menekankan pentingnya akurasi, etika jurnalistik, dan kredibilitas, yang menjadi fondasi tak tergoyahkan dalam praktik jurnalisme.
  6. Dedikasi dan Tujuan yang Mulia: Lahir dari komitmen untuk Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI), buku ini memiliki tujuan jelas untuk meningkatkan kapasitas pewarta gereja, namun isinya sangat bermanfaat bagi siapa saja yang ingin menguasai penulisan berita online.

Potensi Peningkatan (Minor)

Meskipun sudah sangat baik, mungkin bisa dipertimbangkan penambahan studi kasus atau contoh berita online riil yang lebih beragam, yang secara langsung mengaplikasikan prinsip-prinsip yang dibahas dalam setiap bab. Mengingat target awal adalah pewarta gereja, beberapa contoh spesifik terkait pewartaan kabar baik dalam format berita online bisa lebih memperkaya.

Rekomendasi

Buku Panduan Menulis Berita di Media Online” adalah bacaan wajib bagi para jurnalis, calon jurnalis, mahasiswa ilmu komunikasi/jurnalistik, content creator, blogger, dan secara khusus bagi para pewarta gereja yang ingin karya jurnalistiknya profesional, akurat, berdampak, dan menjangkau audiens luas di era digital.

Medi Putra berhasil menyajikan sebuah panduan yang tidak hanya kaya akan teori tetapi juga sarat dengan panduan praktis. Buku ini adalah investasi berharga bagi siapa pun yang ingin berlayar dan bahkan memimpin arus deras jurnalisme digital, dengan tetap memegang teguh kemuliaan profesi. Sebagaimana ditutup oleh penulis, “SOLI DEO GLORIA!” – buku ini adalah persembahan yang mencerahkan.

6 min 1 tahun