0 3 min 2 tahun

Beritakampus.id – Jakarta, Sidang Raya XVIII Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) yang berlangsung di Rantepao, Toraja Utara, Sulsel, telah memilih Majelis Pekerja Harian (MPH) PGI periode 2024-2029.

Pdt. Jacklevyn Fritz Manuputty (GPM) terpilih sebagai Ketua Umum PGI dan Pdt. Darwin Darmawan (GKI) sebagai Sekretaris Umum PGI. Keduanya akan memimpin bahtera oikoumene untuk periode 2024-2029. Dimana, sebelumnya proses pemilihan dilaksanakan oleh Panitia Nominasi yang dihadiri oleh 99 sinode gereja anggota PGI dari 104 sinode, di Gereja Toraja Jemaat Rantepao, mulai Senin-Selasa (11-12/11/2024).

Tongkat estafet kepemimpinan bahtera oikoumene resmi beralih dari MPH-PGI periode 2019-2024 kepada MPH-PGI periode 2024-2029. Prosesi peralihan tersebut ditandai dengan penandatangan berita acara yang dilakukan Ketua Umum PGI (2024-2029) Pdt. Jacklevyn Fritz Manuputty, Sekum PGI (2024-2029) Pdt. Darwin Darmawan, dan Pdt. Gomar Gultom, termasuk para saksi Pdt. Henriette Lebang serta Pdt. Handreas Hartono, dalam acara Ibadah Adven dan Serah Terima MPH PGI, di GKI Samanhudi, Jl. Samanhudi No.28, RT.1/RW.8, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Jumat (13/12/2024).

Serah terima MPH-PGI diawali dengan ibadah Adven. Pdt. Elifas T. Maspaitella Ketua Sinode GPM dalam khotbahnya yang mengangkat tema Natal PGI-KWI 2024, mengingatkan umat untuk hadir senantiasa memberi perobahan ditengah kehidupan bangsa dalam rangka mewujudkan keberpihakan kepada rakyat miskin, dan menghadirkan damai sejahtera Allah.

Dilanjutkan  dengan dibacakan Surat Keputusan Nomor : 038/PGI-XVIII/SKEP/2024 Tertanggal  13 November 2024 Tentang Penetapan Susunan Personalia Majelis Pekerja Harian (MPH) Persekutuan Gereja Gereja di Indonesia (PGI)  Masa bhakti periode 2024-2029 maka pada hari Jumat 13 Desember 2024 bertempat di GKI Samanhudi  Jakarta Pusat dilakukan Serah Terima Jabatan, Tugas, Wewenang  dan Tanggung Jawab dari MPH PGI Masa Bhakti 2019 – 2024 kepada MPH PGI Masa Bhakti Periode 2024 – 2029.

Usai dibacakan Surat Keputusan tersebut diatas lalu secara bersama sama  MPH PGI Masa Bhakti 2019 – 2024 dan MPH PGI Masa Bhakti Periode 2024 – 2029 menandatangani Surat  Serah Terima Kepengurusan.

Sebagai bentuk apresiasi kepada MPH-PGI periode 2019-2024, MPH-PGI 2024-2029 memberikan souvenir berupa vigura berisi kalimat ucapan terimakasih atas dedikasi dan pelayanan. Selain itu, disela-sela acara Pdt. Jacky Manuputty juga melantik pengurus BKS PGI-GMKI.

Hadir dalam Ibadah Adven dan Serah Terima Kepengurusan MPH PGI selain jemaat, juga dihadiri seluruh staf dan karyawan PGI, pensiunan, sejumlah tokoh Kristen, lembaga mitra, serta perwakilan lintasiman.

Adapun susunan MPH-PGI periode 2024-2029 yaitu:

Ketua Umum: Pdt. Jacky Manuputy (GPM)

Ketua:

Pdt. Alfred Anggui (GT)

Olly Dondokambey (GMIM)

Pdt. Mery Kolimon (GMIT)

Pdt. Simpon Lion (GKE)

Sekum: Pdt. Darwin Darmawan (GKI)

Wasekum: Pdt. Lenta Enni Simbolon (HKI)

Bendahara: Yusak Budi Kurniawan (GKY)

Anggota:

I Made Budiarsa (GKPB Bali)

Pdt. Ira Imelda (GKP)

Pdt. Welman Boba (GMIST)

Pdt. Tertius Lantigimo (GKST)

Pdt. Asnath Natar (GKS)

Pdt. Geget Elite Sucining Hyang (GKI)

Dk. Micael Andepa Pinem (GBKP)

(Mas Dharma L/ Red.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Judul Buku: Buku Panduan Menulis Berita di Media Online: Jurnalisme Digital

Penulis: Medi Putra, SH., S.Kom

Tahun Terbit: 01 Juni 2025 (berdasarkan tanggal Kata Pengantar )

Jumlah Halaman: 35 Halaman

Dalam lanskap media yang bertransformasi secara radikal oleh kehadiran internet, “Buku Panduan Menulis Berita di Media Online: Jurnalisme Digital” karya Medi Putra hadir sebagai mercusuar bagi para penulis berita, khususnya bagi mereka yang bergerak dalam pewartaan di era digital. Ditulis dengan semangat berbagi ilmu dan dedikasi yang membara, terutama untuk Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI) di mana penulis menjabat sebagai Ketua Umum, buku ini menawarkan panduan yang sistematis dan praktis, dari dasar hingga teknik lanjutan.

Struktur dan Kedalaman Isi

Buku ini tersusun secara logis dalam delapan bab, membedah seluk-beluk penulisan berita online secara komprehensif. Dimulai dengan Bab I: Pendahuluan, penulis berhasil memetakan perbedaan fundamental antara jurnalisme cetak dan daring, menyoroti karakteristik khas media online seperti aksesibilitas global, kecepatan real-time, interaktivitas, dan ketersediaan konten tanpa batas. Prinsip “Brevity” (Ringkas) dan “Adaptability” (Mampu Beradaptasi) dari Paul Bradshaw juga ditekankan sebagai kunci.

Bab II mengukuhkan Pondasi Penulisan Berita Online dengan mengupas tuntas elemen 5W+1H (What, Who, When, Where, Why, How) dan struktur piramida terbalik. Leksana tidak hanya menjelaskan definisi, tetapi juga menekankan nuansa dan urgensi penerapannya dalam konteks online, termasuk bagaimana struktur piramida terbalik menghormati waktu pembaca digital dan mengakomodasi tingkat minat yang berbeda, serta optimalisasinya untuk SEO.

Fokus bergeser pada elemen krusial dalam menarik pembaca di Bab III: Menciptakan Judul dan Teras Berita yang Memikat. Bab ini memberikan strategi penulisan judul yang menarik dan SEO-friendly, membahas persyaratan judul seperti provokatif, singkat, relevan, dan fungsional, hingga aspek teknis seperti panjang karakter dan penempatan kata kunci. Berbagai jenis lead berita, mulai dari summary lead hingga teasing lead, juga disajikan untuk memperkaya teknik penulisan.

Bab IV mengelaborasi Mengembangkan Tubuh Berita yang Efektif, menawarkan pilihan antara gaya penulisan “Cepat vs. Akurat” beserta langkah-langkah praktisnya. Penekanan pada struktur paragraf pendek dan jelas, penggunaan white space, serta pemformatan teks (bold, italic) untuk meningkatkan keterbacaan di platform digital menjadi poin penting.

Era digital menuntut kekuatan visual, dan ini dijawab tuntas dalam Bab V: Kekuatan Visual: Mengintegrasikan Gambar, Video, dan Infografis. Bab ini menggarisbawahi pentingnya visual dalam meningkatkan user engagement dan pemahaman, serta menyajikan praktik terbaik penggunaan gambar dan video, termasuk optimasi teknis (nama file, alt text, ukuran, resolusi), penempatan strategis, aksesibilitas (closed captions), dan etika visual. Panduan pembuatan infografis yang sistematis dan daftar alat bantu populer seperti Canva, Adobe Express, dan Visme turut disertakan.

Aspek vital lainnya, Optimasi SEO untuk Berita Online, dibahas secara mendalam di Bab VI. Mulai dari riset dan penggunaan kata kunci yang relevan, optimasi URL dan meta deskripsi, pemanfaatan tautan internal dan eksternal, hingga optimasi gambar, kecepatan halaman, aspek mobile-friendly, dan promosi media sosial. Daftar periksa SEO On-Page dalam bentuk tabel menjadi panduan praktis yang sangat berguna.

Bab VII kembali ke jantung jurnalisme: Akurasi dan Penyuntingan: Menjaga Kredibilitas. Di tengah derasnya arus informasi, pentingnya kebenaran, kejelasan, dan faktualitas berita ditegaskan, beserta kepatuhan pada kode etik jurnalistik. Dua jenis penyuntingan, substantif dan mekanis, dijelaskan berikut potensi permasalahannya, dilengkapi tips penyuntingan mandiri.

Buku ini ditutup dengan Bab VIII: Kesimpulan: Menyongsong Masa Depan Jurnalisme Online, yang merangkum tantangan dan peluang di lanskap jurnalisme digital, serta menggarisbawahi evolusi peran jurnalis menjadi profesi multidisiplin yang menuntut kemampuan adaptasi dan pembelajaran berkelanjutan.

Kelebihan Buku

  1. Komprehensif dan Mendalam: Buku ini mencakup hampir semua aspek penting dalam penulisan berita online, dari konsep dasar hingga strategi teknis lanjutan seperti SEO dan penggunaan multimedia.
  2. Praktis dan Aplikatif: Disertai dengan tips, langkah-langkah konkret, contoh (seperti penerapan 5W+1H pada berita banjir ), dan checklist (SEO On-Page ), buku ini sangat mudah diaplikasikan. Penyertaan daftar alat bantu infografis juga menambah nilai praktisnya.
  3. Relevan dengan Konteks Kekinian: Penekanan pada SEO, media sosial, mobile-friendliness, dan interaktivitas menunjukkan pemahaman penulis akan tuntutan jurnalisme digital modern.
  4. Struktur yang Jelas: Alur pembahasan yang sistematis dari bab ke bab memudahkan pembaca untuk mengikuti dan memahami materi.
  5. Landasan Etis yang Kuat: Penulis secara konsisten menekankan pentingnya akurasi, etika jurnalistik, dan kredibilitas, yang menjadi fondasi tak tergoyahkan dalam praktik jurnalisme.
  6. Dedikasi dan Tujuan yang Mulia: Lahir dari komitmen untuk Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI), buku ini memiliki tujuan jelas untuk meningkatkan kapasitas pewarta gereja, namun isinya sangat bermanfaat bagi siapa saja yang ingin menguasai penulisan berita online.

Potensi Peningkatan (Minor)

Meskipun sudah sangat baik, mungkin bisa dipertimbangkan penambahan studi kasus atau contoh berita online riil yang lebih beragam, yang secara langsung mengaplikasikan prinsip-prinsip yang dibahas dalam setiap bab. Mengingat target awal adalah pewarta gereja, beberapa contoh spesifik terkait pewartaan kabar baik dalam format berita online bisa lebih memperkaya.

Rekomendasi

Buku Panduan Menulis Berita di Media Online” adalah bacaan wajib bagi para jurnalis, calon jurnalis, mahasiswa ilmu komunikasi/jurnalistik, content creator, blogger, dan secara khusus bagi para pewarta gereja yang ingin karya jurnalistiknya profesional, akurat, berdampak, dan menjangkau audiens luas di era digital.

Medi Putra berhasil menyajikan sebuah panduan yang tidak hanya kaya akan teori tetapi juga sarat dengan panduan praktis. Buku ini adalah investasi berharga bagi siapa pun yang ingin berlayar dan bahkan memimpin arus deras jurnalisme digital, dengan tetap memegang teguh kemuliaan profesi. Sebagaimana ditutup oleh penulis, “SOLI DEO GLORIA!” – buku ini adalah persembahan yang mencerahkan.

6 min 1 tahun