0 6 min 2 tahun

Beritakampus.id – Jakarta, Sekolah Tinggi Theologia Dian Harapan (STTDH) kembali menggelar wisuda yang diikuti oleh wisudawan-wisudawati Sarjana Tinggi Theologia, Sarjana Pendidikan dan Pasca Sarjana yang dilaksanakan di Gedung ITC Cempaka Mas Lantai 12 Jakarta Pusat, Sabtu, (05/10/2024).

Acara wisuda kali ini diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars STT-Dian Harapan, menyanyikan lagu-lagu rohani dan prosesi  pelantikan wisudawan sesuai dengan jenjang kependidikannya mulai dari Strata 1 (S1) sampai dengan Strata 3 (S3).

Rektor sekaligus Ketua STT DIAN HARAPAN, DR.Freddy Tuela M,Th, M,Pd  membawakan Firman Tuhan dengan Tema : Kacamata Kuda dipakai Kura-Kura Buta. Dia mengatakan,” Dalam khobah yang saya angkat ini adalah bahwa jaman sekarang ini banyak kita yang sudah buta dan tidak tahu apa panggil kita sehingga secara mata Rohani sangat Buta tidak bisa membedakan mana yang baik dan mana yang Benar, sehingga dalam waktu pendidikan di STT DIAN HARAPAN ini, para mahasiswa  semua  dibekali Ilmu, ajaran untuk terjun ke masyarakat  agar memberitakan kebaikan mana yang benar dan yang tidak benar untuk masyarakat atau suku bangsa di manapun berada,” Ungkapnya.

Prof. Dr. Carel Budiman Silitonga, SH., M.Th Sebagai Ketua Program Pasca Sarjana STT-Dian Harapan menyampaikan wisuda tahun ini sedikit tertunda dari jadwal yang telah ditentukan karena ada kendala yang tidak bisa diperkirakan, seperti pandemic  covid yang sempat melanda negara kita. Namun, selepas pandemic  covid maka pada Oktober tahun 2024 ini persiapan acara wisuda dipersiapkan secara matang dan detail agar periapan penyelanggaraan persiapan bisa terlaksana tepat waktu dan berjalan sukses.

“Hari ini bisa kita saksikan secara seksama gelaran acara wisuda bisa dipertanggungjawabkan, Puji Tuhan berjalan lancar sesuai harapan civitas akademik maupun peserta wisuda” ungkapnya.

Diakhir sambutannya Prof. Dr. Carel Budiman Silitonga, SH., M.Th Sebagai Ketua Program Pasca Sarjana STT-Dian Harapan mengatakan,” Kegiatan ini terus laksanakan tiap tahunnya dan mendapatkan apresiasi dari banyak masyarakat karena STT DIAN HARAPAN mendorong pertumbuhan pendidikan dalam sektor keagamaan dan hal ini menjadi bagian Tri Dharma Perguruan tinggi di Indonesia.” Tutupnya..

Terpisah, Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia atau yang biasa dikenal dengan nama PWGI turut merasa bangga dan mengucapkan selamat atas diwisudanya kedua orang Pengurusnya yang telah meraih gelar sarjana.

Ketua Umum PWGI Medi Putra, S.Th, S.Kom mengatakan,” Proficiat untuk Ibu Carlla Paulina Waworuntu bersama Bung Jerry Patty yang pada hari ini Sabtu, 05 Oktober 2024 telah menyelesaikan studi sarjana strata satu (S1) di STT Dian Harapan. Kiranya pencapaian ini dapat menjadi bekal yang sangat berguna dalam rangka melayani Tuhan dan sesame di masa yang akan datang. Tugas berat menanti kita untuk dikerjakan, melalui Perkumpulan Wartaan Gereja Indonesia, kita terus berjuang “Membangun Kerajaan Allah dengan Jurnalisme di Era Digital”, dengan bekal ilmu yang didapat selama perkuliahan akan menambah kemampuan kalian berdua untuk lebih banyak berkarya di ladang Tuhan. Sekali lagi saya mewakili seluruh keluarga besar Perkumpulan Wartawan Gereja  Indonesia (PWGI) mengucapkan selamat dan sukses,” Ungkapnya kepada awak media (05/10/2024).

Carlla Paulina Waworuntu, S.Th. selaku Direktur Utama media online https://warta-gereja.com/   sekaligus salah seorang Pengurus di Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI) sebagai Bendahara Umum DPP PWGI masa bhakti Periode Tahun 2024 – 2029 adalah merupakan salah seorang yang ikut diwisuda pada jenjang Strata 1 (S1) di bidang  teologia.

Carlla Paulina mengatakan,” Puji syukur ke hadirat Tuhan Yesus Kristus, setelah melalui perjuangan panjang kuliah di STT Dian Harapan, akhirnya Tuhan berkenan mempercayakan kepada saya gelar Sarjana Teologia (S.Th.),” Ungkapnya.

“Suka duka mengikuti kuliah di Kampus STT DIAN HARAPAN, kiranya menjadikan mahasiswa menjadi lebih kuat. Apalagi saat negara kita mengalami pandemic covid 19, dimana proses perkualiahan sempat berhenti dan kegiatan perkuliahan menjadi kurang teratur, sempat membuat saya putus asa. Apalagi perjuangan saya mengikuti kuliah dilakukan pada saat usia sudah tidak muda, disamping mengurus keluarga dan bekerja, saya harus mengikuti kegiatan kuliah yang rupanya tidak mudah. Namun akhirnya pada hari ini, Sabtu 05 Oktober 2024 saya dapat menyelesaikan perkuliahan dan diwisuda. Saya bersyukur atas berkat Tuhan ini. Dan berjanji untuk mengamalkan hasil studi saya unuk lebih giat lagi melayani Tuhan,” Ucapnya.  

Carla Paulina Waworuntu, S. Th, menyampaikan ucapan terimakasih kepada dosen dan kepada Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI) yang telah mensupport  dirinya selama perkuliahan dan atas kiriman karangan bunga ucapan selamat wisuda dari PWGI di acara hari ini.

“Bersyukur sekali hari ini bisa menyandang gelar sebagai S.Th, dan amanah ini harus bisa di implementasikan dalam lingkungan sosial dan keagamaan terutama dalam melayani  Tuhan, Saya akan terus bersemangat  bekerja di ladang Tuhan. Kiranya apa yang kami lakukan dapat memuliakan Nama Tuhan.” Pungkas Carlla.

Sementara itu, Jerry Patty, S. Pd, salah seorang  wiudawan  dan juga Pimpinan Redaksi di Media perisaihukum.com juga Pengurus Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI) sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Provinsi Jakarta yang ikut diwisuda hari ini, mengucapkan apresiasi yang tinggi kepada civitas akademik dan panitia acara wisuda atas atas terlaksananya acara wisuda yang di selenggarakan oleh STT DIAN HARAPAN dan juga memberikan apresiasi tak terhingga kepada para dosen dan rektor yang telah memberikan dukungan kepada mahasiswa sehingga bisa menyandang gelar yang sangat prestisius, dan terimakasih atas dukungan semua pihak . Tentu ini sebuah kebanggaan dan pencapaian yang positif.

“Saya sebagai wisudawan, bersyukur dan berterima kepada Tuhan sebagai Gembala dan pembawa kebaikan bagi keluarga kami termasuk kepada rekan-rekan mahasiswa yang telah memberikan dukungan kepada saya.” Ucapnya.

Seluruh kegiatan acara  wisuda  STT DIAN HARAPAN  berlangsung dengan baik, diakhiri dengan ramah tamah dan sesi foto bersama.

(TIM PWGI/ Red.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Judul Buku: Buku Panduan Menulis Berita di Media Online: Jurnalisme Digital

Penulis: Medi Putra, SH., S.Kom

Tahun Terbit: 01 Juni 2025 (berdasarkan tanggal Kata Pengantar )

Jumlah Halaman: 35 Halaman

Dalam lanskap media yang bertransformasi secara radikal oleh kehadiran internet, “Buku Panduan Menulis Berita di Media Online: Jurnalisme Digital” karya Medi Putra hadir sebagai mercusuar bagi para penulis berita, khususnya bagi mereka yang bergerak dalam pewartaan di era digital. Ditulis dengan semangat berbagi ilmu dan dedikasi yang membara, terutama untuk Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI) di mana penulis menjabat sebagai Ketua Umum, buku ini menawarkan panduan yang sistematis dan praktis, dari dasar hingga teknik lanjutan.

Struktur dan Kedalaman Isi

Buku ini tersusun secara logis dalam delapan bab, membedah seluk-beluk penulisan berita online secara komprehensif. Dimulai dengan Bab I: Pendahuluan, penulis berhasil memetakan perbedaan fundamental antara jurnalisme cetak dan daring, menyoroti karakteristik khas media online seperti aksesibilitas global, kecepatan real-time, interaktivitas, dan ketersediaan konten tanpa batas. Prinsip “Brevity” (Ringkas) dan “Adaptability” (Mampu Beradaptasi) dari Paul Bradshaw juga ditekankan sebagai kunci.

Bab II mengukuhkan Pondasi Penulisan Berita Online dengan mengupas tuntas elemen 5W+1H (What, Who, When, Where, Why, How) dan struktur piramida terbalik. Leksana tidak hanya menjelaskan definisi, tetapi juga menekankan nuansa dan urgensi penerapannya dalam konteks online, termasuk bagaimana struktur piramida terbalik menghormati waktu pembaca digital dan mengakomodasi tingkat minat yang berbeda, serta optimalisasinya untuk SEO.

Fokus bergeser pada elemen krusial dalam menarik pembaca di Bab III: Menciptakan Judul dan Teras Berita yang Memikat. Bab ini memberikan strategi penulisan judul yang menarik dan SEO-friendly, membahas persyaratan judul seperti provokatif, singkat, relevan, dan fungsional, hingga aspek teknis seperti panjang karakter dan penempatan kata kunci. Berbagai jenis lead berita, mulai dari summary lead hingga teasing lead, juga disajikan untuk memperkaya teknik penulisan.

Bab IV mengelaborasi Mengembangkan Tubuh Berita yang Efektif, menawarkan pilihan antara gaya penulisan “Cepat vs. Akurat” beserta langkah-langkah praktisnya. Penekanan pada struktur paragraf pendek dan jelas, penggunaan white space, serta pemformatan teks (bold, italic) untuk meningkatkan keterbacaan di platform digital menjadi poin penting.

Era digital menuntut kekuatan visual, dan ini dijawab tuntas dalam Bab V: Kekuatan Visual: Mengintegrasikan Gambar, Video, dan Infografis. Bab ini menggarisbawahi pentingnya visual dalam meningkatkan user engagement dan pemahaman, serta menyajikan praktik terbaik penggunaan gambar dan video, termasuk optimasi teknis (nama file, alt text, ukuran, resolusi), penempatan strategis, aksesibilitas (closed captions), dan etika visual. Panduan pembuatan infografis yang sistematis dan daftar alat bantu populer seperti Canva, Adobe Express, dan Visme turut disertakan.

Aspek vital lainnya, Optimasi SEO untuk Berita Online, dibahas secara mendalam di Bab VI. Mulai dari riset dan penggunaan kata kunci yang relevan, optimasi URL dan meta deskripsi, pemanfaatan tautan internal dan eksternal, hingga optimasi gambar, kecepatan halaman, aspek mobile-friendly, dan promosi media sosial. Daftar periksa SEO On-Page dalam bentuk tabel menjadi panduan praktis yang sangat berguna.

Bab VII kembali ke jantung jurnalisme: Akurasi dan Penyuntingan: Menjaga Kredibilitas. Di tengah derasnya arus informasi, pentingnya kebenaran, kejelasan, dan faktualitas berita ditegaskan, beserta kepatuhan pada kode etik jurnalistik. Dua jenis penyuntingan, substantif dan mekanis, dijelaskan berikut potensi permasalahannya, dilengkapi tips penyuntingan mandiri.

Buku ini ditutup dengan Bab VIII: Kesimpulan: Menyongsong Masa Depan Jurnalisme Online, yang merangkum tantangan dan peluang di lanskap jurnalisme digital, serta menggarisbawahi evolusi peran jurnalis menjadi profesi multidisiplin yang menuntut kemampuan adaptasi dan pembelajaran berkelanjutan.

Kelebihan Buku

  1. Komprehensif dan Mendalam: Buku ini mencakup hampir semua aspek penting dalam penulisan berita online, dari konsep dasar hingga strategi teknis lanjutan seperti SEO dan penggunaan multimedia.
  2. Praktis dan Aplikatif: Disertai dengan tips, langkah-langkah konkret, contoh (seperti penerapan 5W+1H pada berita banjir ), dan checklist (SEO On-Page ), buku ini sangat mudah diaplikasikan. Penyertaan daftar alat bantu infografis juga menambah nilai praktisnya.
  3. Relevan dengan Konteks Kekinian: Penekanan pada SEO, media sosial, mobile-friendliness, dan interaktivitas menunjukkan pemahaman penulis akan tuntutan jurnalisme digital modern.
  4. Struktur yang Jelas: Alur pembahasan yang sistematis dari bab ke bab memudahkan pembaca untuk mengikuti dan memahami materi.
  5. Landasan Etis yang Kuat: Penulis secara konsisten menekankan pentingnya akurasi, etika jurnalistik, dan kredibilitas, yang menjadi fondasi tak tergoyahkan dalam praktik jurnalisme.
  6. Dedikasi dan Tujuan yang Mulia: Lahir dari komitmen untuk Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI), buku ini memiliki tujuan jelas untuk meningkatkan kapasitas pewarta gereja, namun isinya sangat bermanfaat bagi siapa saja yang ingin menguasai penulisan berita online.

Potensi Peningkatan (Minor)

Meskipun sudah sangat baik, mungkin bisa dipertimbangkan penambahan studi kasus atau contoh berita online riil yang lebih beragam, yang secara langsung mengaplikasikan prinsip-prinsip yang dibahas dalam setiap bab. Mengingat target awal adalah pewarta gereja, beberapa contoh spesifik terkait pewartaan kabar baik dalam format berita online bisa lebih memperkaya.

Rekomendasi

Buku Panduan Menulis Berita di Media Online” adalah bacaan wajib bagi para jurnalis, calon jurnalis, mahasiswa ilmu komunikasi/jurnalistik, content creator, blogger, dan secara khusus bagi para pewarta gereja yang ingin karya jurnalistiknya profesional, akurat, berdampak, dan menjangkau audiens luas di era digital.

Medi Putra berhasil menyajikan sebuah panduan yang tidak hanya kaya akan teori tetapi juga sarat dengan panduan praktis. Buku ini adalah investasi berharga bagi siapa pun yang ingin berlayar dan bahkan memimpin arus deras jurnalisme digital, dengan tetap memegang teguh kemuliaan profesi. Sebagaimana ditutup oleh penulis, “SOLI DEO GLORIA!” – buku ini adalah persembahan yang mencerahkan.

6 min 1 tahun